BENGKALIS (RIAUPOS.CO)- Momentum peringatan malam turunnya Al-Qur’an dapat dimaknai lebih luas oleh masyarakat, tak hanya mengenang peristiwa turunnya Al-Qur’an, namun makna yang luas mengajak semua untuk meningkatkan persatuan dan pembangunan.
“Jadikan malam Nuzulul Qur’an sebagai pelajaran, agar kita bisa mensinergikan semua unsur yang ada di daerah ini, baik itu umara, ulama, zu’ama, cendikiawan dan juga masyarakat, sehingga semuanya dapat memposisikan diri, serta dapat membawa kebaikan, yang akan bermuara pada terwujudnya negeri yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur, Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera serta unggul di Indonesia,” ujar Staf Ahli Bupati Bengkalis Johansyah Syafri saat peringatan malam Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Istiqomah Bengkalis, Ahad (16/3).
Ia mengajak masyarakat agar memanfaatkan momentum Nuzulul Qur’an dengan mengambil banyak hikmah dan pelajaran di dalamnya. Komitmen pemerintah daerah khususnya Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis untuk terus melanjutkan proses pembangunan daerah walaupun di tengah berbagai tantangan penghematan belanja atau efesiensi.
Ia mengatakan, seluruh masyarakat agar senantiasa memperkokoh rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan serta tekad dan kerja keras untuk bersama-sama meningkatkan proses maupun kualitas pembangunan yang telah berjalan selama ini.
Menurutnya, pemerintah dan masyarakat harus saling membahu, berada dalam satu harapan, satu tekad dan satu cita-cita guna meraih kemajuan.(ksm)
Editor : Arif Oktafian