Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Diamuk Gajah Liar, Warga Tasik Serai Bengkalis Meninggal Dunia, Begini Kronologinya

Abu Kasim • Rabu, 6 Agustus 2025 | 20:39 WIB
Ilustrasi: Amukan gajah liar sebabkan Desa Tasik Serai Barat, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis tewas mengenaskan>
Ilustrasi: Amukan gajah liar sebabkan Desa Tasik Serai Barat, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis tewas mengenaskan>

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Nasib nahas menimpa pasangan suami istri (pasutri) bernama Oslen Panjaitan (43) dan istrinya Natalia Manalu (38). Warga Jalan Gajah Mada KM 20, Desa Tasik Serai Barat, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis jadi korban amuk gajah, Rabu (6/8/2025) sekitar pukul 04.00 WIB.

Waktu kejadian, keduanya berada di kebunnya di Jalan Simandak, Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, sedang terlelap tidur, namun dikejutkan oleh jeritan gajah yang membuat keduanya terbangun. Namun nahas istri korban diinjak-injak gajah hingga tak bernyawa.

"Ya, saat itu istri korban Natalia yang dikejar dan sempat diinjak-injak gajah ditemukan sudah tak bernyawa. Sedangkan suaminya sempat terperosok ke dalam parit saat mencoba mengalihkan amukan gajah pada subuh itu," ujar H Sitompul, salah seorang kerabat korban, Rabu (6/8/2025).

Dijelaskan Sitompul, kejadian nahas tersebut berawal saat keduanya beristirahat di ladang miliknya, pada dinihari, keduanya dikejutkan dengan suara teriakan gajah.

Keduanya lalu turun dari pondoknya, dengan niat menghalau hewan yang dilindungi tersebut. Namun alih-alih berharap pergi, gajah itu malah marah dan mengejar keduanya.

Subuh itu, keduanya sempat terpisah saat dikejar gajah. Kedua korban mengambil jalan aman masing-masing. Suami korban berusaha mengalihkan konsentrasi gajah dengan menyalakan senter mancis, namun gajah semakin marah.

Terhadap kejadian itu Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan yang dikonfirmasi Riaupos.co, Rabu (6/8/2025) sore, membernarkan kejadian tersebut. Dalam peristiwa itu, satu orang meninggal dunia yakni istri korban bernama Natalia Manalu (38).

"Ya, benar. Ada satu orang meninggal dunia akibat diamuk oleh gajah liar. Saat itu keduanya sedang beristirahat di pondok yang ada di ladangnya, namun keduanya dikejutkan oleh suara gajah," ujar Kapolres Bengkalis.

Ia menyebutkan, kronologis kejadian pada Rabu (6/8/2025) sekitar pukul 04.00 WIB, korban bersama suaminya sedang tidur di dalam pondok yang ada di ladang. Kemudian korban dan suaminya mendengar suara teriakan gajah.

Korban dan suaminya sempat turun ke bawah, untuk mengusir gajah liar tersebut yang masuk ke ladangnya. Niat keduanya ingin mengusir gajah, akan tetapi gajah tersebut malah mengejar korban dan suaminya.

"Saat itu, suami korban sempat mengalihkan perhatian, agar gajah tersebut mengejar suami korban. Namun suami korban malah terjatuh ke dalam parit, akan tetapi gajah tersebut tetap mengejar korban karena korban menyalahkan senter mancis," jelasnya.

Tidak sampai di situ, kata Kapolres, kemudian suami korban mendengar ada teriakan, meninta tolong dan memohon ampun dari korban. Kemudian sekitar pukul 06.00 WIB ketika matahari sudah terbit dan situasinya sudah mulai terang, Suami korban mengecek ke arah teriakan suara dari korban dan terlihat korban sudah tergeletak dan sudah tidak sadarkan diri atau meninggal dunia.

Setelah kejadian, sekitar pukul 08.00 WIB Bhabinkamtibmas Desa Tasik Serai Aiptu Jaka Utama, Bhabinkamtibmas Desa Tasik Serai Barat Brigadir Sumber Horas Minggu dan Bhabinsa Desa Tasik Serai Serda Riza Ramadani langsung ke rumah duka.

Sedangkan korban memiliki 3 orang anak yaitu bernama Anisa Olivia Panjaitan (15), David Parlente Panjaitan (13) dan Indah Puspita Panjaitan (11). Sedangkan jasad korban disemayamkan di rumah duka di Desa Tasik Serai.

"Ya, korban sudah berada di rumah duka di Jalan Gajah Mada KM 20 RT01/RW 03 Desa Tasik Serai Barat Kecamatan Talang Muandau. Selanjutnya keluarga korban mempersiapkan acara pemakaman," jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Pinggir Kompol Nursyafniati yang dikonfirmasi terkait lokasi kebun tempat korban berladang masuk kawasan hutan atau kebun pribadi korban? Kapolsek menjawab, bahwa lokasi itu tidak masuk kawasan hutan alias merupakan ladang milik korban.

"Ya, itu ladang pribadi mereka. Namun di daerah itu merupakan jalur lintasan gajah. Makanya kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap lokasi lahan yang menjadi jalur lintasan gajah tersebut," harapnya.(ksm)



Editor : Edwar Yaman
#diamuk gajah liar #gajah sumatera #Konflik Gajah-Manusia #Warga Tasik Serai Bengkalis