BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Menjelang akhir tahun, Pemkab Bengkalis melakukan evaluasi realisasi fisik dan keuangan APBD Bengkalis 2025 di Ruang Rapat Hang Tuah (Lantai II) Kantor Bupati Bengkalis, Selasa (23/12/2025).
Staf Ahli Bupati Bengkalis Johansyah Syafri menegaskan, bahwa rapat bertujuan untuk mengetahui capaian kinerja perangkat daerah fisik dan keuangan serta memetakan potensi kendala menjelang akhir tahun anggaran.
"Kami minta data realisasi dan prediksi capaian hingga Desember yang akurat, agar menjadi tidak terjadi tunda bayar," tegasnya.
Ia juga meminta, laporan yang ringkas dan fokus pada angka capaian, dengan pemisahan antara belanja operasional, tidak terduga, dan transfer untuk memudahkan analisis kebijakan.
Johan mengingatkan, untuk bersiap menghadapi tantangan fiskal 2026, di mana potensi penurunan APBD berbanding tahun sebelumnya bertemu dengan peningkatan kebutuhan belanja, termasuk penyelesaian hak tenaga non-ASN.
"Kondisi fiskal ke depan menuntut kerja yang cermat dan disiplin. Setiap rupiah harus tepat sasaran, tanpa kesalahan administrasi yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum," harapnya.
Sedangkan pada kesempatan itu, Dinas Perkebunan melaporkan pencapaian realisasi fisik dan keuangan lebih dari 70 persen, dengan optimisme menyelesaikan administrasi dan pencairan sebelum batas waktu.
Johan berharap, rapat ini menjadi momentum penguatan sinergi antarperangkat daerah dan langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan APBD 2025 berjalan efektif, transparan dan akuntabel.(ksm)
Editor : Edwar Yaman