BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya 89 yang terjatuh dari kapalnya di perairan Selat Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, sampai saat ini belum ditemukan. Bahkan Tim SAR masih melakukan pencarian di laut.
Peristiwa jatuhkan ABK KM Makmur Jaya terjadi pada Ahad (4/1) sekitar pukul 12.00 WIB di perairan Selat Bengkalis dengan koordinat posisi terakhir diketahui (LKP) 1°30’46”LU 102°41’46”BT.
”Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di laut Selat Bengkalis dan belum menemukan jasad korban,” ujar Kepala Kantor SAR Pekanbaru melalui Humasnya Kukuh Widodo, Rabu (7/1).
Ia menyebutkan, kronologi kejadian berawal saat korban bernama Rapat (38) bersama sejumlah ABK lainnya terbangun dari tidur. Korban kemudian meminta tepung kepada salah seorang ABK untuk memasak. Namun, ketika ABK tersebut kembali ke lokasi, korban sudah tidak berada di tempatnya.
Ia menyebutkan, pencarian awal dilakukan oleh kru kapal dengan menyisir seluruh bagian KM Makmur Jaya 89, namun korban tidak ditemukan. Korban kemudian diduga kuat terjatuh ke laut dan kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak yang berwenang.
Korban Rapat, warga asal Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, hingga saat ini masih berstatus dalam pencarian tim SAR Gabungan.
Sedangkan tim SAR Gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Meranti bersama unsur terkait telah melakukan operasi pencarian sejak Selasa (6/1). Memasuki hari ketiga, upaya pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sekitar titik LKP serta area perairan yang berpotensi menjadi lokasi hanyutnya korban. Namun, kata Kukuh, hingga saat ini, korban belum berhasil ditemukan.(ksm)
Editor : Arif Oktafian