Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

2.700 Anak TK se-Kecamatan Bengkalis Ikuti Pawai Hari Anak Nasional 

Abu Kasim • Minggu, 10 Mei 2026 | 19:28 WIB
Anak-anak TK Islam Terpadu Ibu Harapan tampil mengenakan busana adat Melayu saat mengikuti Pawai Budaya Melayu Hari Anak Nasional ke-42 di Lapangan Tugu Bengkalis, Ahad (10/5/2026). (Istimewa)
Anak-anak TK Islam Terpadu Ibu Harapan tampil mengenakan busana adat Melayu saat mengikuti Pawai Budaya Melayu Hari Anak Nasional ke-42 di Lapangan Tugu Bengkalis, Ahad (10/5/2026). (Istimewa)

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 2.700 peserta yang terdiri dari anak-anak didik, wali murid, serta guru yang tergabung dalam 24 Taman Kanak-kanak (TK) se-Kecamatan Bengkalis, mengikuti pawai budaya Melayu di Lapangan Tugu Bengkalis, Ahad (10/5/2026).

Digelar oleh IGKTI-PGRI Kecamatan Bengkalis merupakan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tahun 2026, dan secara resmi dilepas langsung oleh Camat Bengkalis, Rafli Kurniawan.

Pawai budaya melintasi rute mulai dari Jalan Jenderal Sudirman, menuju Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan Sri Pulau, Jalan Ahmad Yani, hingga titik akhir di Taman Air Mancur Bengkalis.

Baca Juga: Wako Agung Nugroho Tekankan Pendidikan Karakter Sejak Dini, Ribuan Anak Semarakkan Gebyar TK Pekanbaru

Camat Bengkalis, Rafli Kurniawan mengapresiasi penampilan seluruh peserta yang tampil lengkap dengan busana Melayu, serta membawa beragam atribut kesenian seperti kompang dan properti adat lainnya.

“Harapan kami, penampilan indah hari ini bukan sekadar seremonial semata, namun menjadi benih cinta budaya yang terus tumbuh dan hidup di dalam hati anak-anak kita,” harap Rafli.

Ia juga berpesan agar nilai-nilai luhur budaya Melayu senantiasa dipegang teguh menjadi identitas diri. 

Baca Juga: Heboh di Rohul, Emak-emak dan Pemuda Bersatu Geruduk Dua Rumah Pondok Sarang Terduga Bandar Narkoba di Bonai

“Jadikanlah budaya Melayu sebagai jati diri, karena adat bersendikan syarak, dan syarak bersendikan Kitabullah. Nilai inilah yang akan menjadi pedoman hidup bagi anak-anak kita ke depannya,” tegasnya.

Rafli menyampaikan, ucapan terima kasih kepada seluruh pihak pendukung, mulai dari guru yang membimbing, orang tua yang mendampingi, hingga panitia yang bekerja keras mewujudkan kegiatan ini.

“Untuk anak-anakku sekalian, jalani pawai ini dengan penuh semangat, senyum lebar, dan rasa bangga. Jadikan hari ini kenangan indah dan pengalaman berharga yang akan kalian ingat sepanjang hidup,” harap Rafli.

Editor : M. Erizal
#Pawai Hari Anak Nasional #budaya melayu #pawai budaya