Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Polres Bengkalis Kawal Penanganan Bencana Puting Beliung di Desa Api-Api

Abu Kasim • Minggu, 7 Juni 2026 | 18:57 WIB
Petugas Lalulintas Polres Bengkalis bersama personel polisi lainnya sedang melakukan pengamanan arus lalulintas serta membantu memindahkan material bangunan akibat hantaman angin puting beliung di Desa Api-api, Ahad (7/6/2026) sore. (Istimewa)
Petugas Lalulintas Polres Bengkalis bersama personel polisi lainnya sedang melakukan pengamanan arus lalulintas serta membantu memindahkan material bangunan akibat hantaman angin puting beliung di Desa Api-api, Ahad (7/6/2026) sore. (Istimewa)

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Penanganan bencana alam angin puting beliung di Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Ahad (7/6/2026) pagi mendapat pengawalan dari Polres Bengkalis. 

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB tersebut mengakibatkan kerusakan berat pada sejumlah bangunan sekolah dan rumah warga.

Data di lapangan menyebutkan, angin kencang yang datang dari arah laut menuju daratan disertai awan gelap berkembang menjadi pusaran angin puting beliung yang melintasi kawasan SMPN 1 Bandar Laksamana, TK Negeri 1 Bandar Laksamana, serta permukiman warga sekitar.

Baca Juga: Jalur Perekonomian Warga dan Akses Menuju Sekolah Bagi Anak Talang Mamak, Pembangunan Jembatan Presisi Polsek Rengat Barat Tuntas 

Akibat kejadian tersebut, sedikitnya dua fasilitas pendidikan dan tiga rumah warga mengalami kerusakan. Di SMPN 1 Bandar Laksamana, kerusakan meliputi tiga gedung belajar yang terdiri dari sembilan ruang kelas, laboratorium IPA, gudang, perpustakaan, ruang baca, rumah dinas guru, mushala, serta ruang kepala sekolah dan guru. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp5 miliar.

Sementara itu, TK Negeri 1 Bandar Laksamana mengalami kerusakan pada satu gedung belajar yang terdiri dari dua ruang kelas dengan estimasi kerugian sekitar Rp30 juta. Tiga rumah warga juga mengalami kerusakan akibat terjangan angin dan material bangunan yang beterbangan.

"Dalam kejadian itu, tidak terdapat korban jiwa. Namun, seorang warga bernama Ruziana mengalami luka sayat pada jari akibat terkena seng yang beterbangan saat kejadian," ujar Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian saleh Siregar melalui Kasi Humas Polres Bengkalis Aipda Juliandi Bazrah, Ahad (7/6/2026) sore. 

Baca Juga: Kaum Hawa Wajib Tahu! Konsumsi Magnesium Sangat Penting, Apa Saja Makanan yang Mengandung Mineral Ini? 

Ia menjelaskan, bahwa jajaran Polres Bengkalis bergerak cepat melakukan pengamanan dan koordinasi dengan pihak terkait guna menjaga situasi tetap kondusif pascabencana.

“Atas arahan Kapolres Bengkalis, Kapolsek Bukit Batu bersama Bhabinkamtibmas terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penjarahan maupun mengambil barang inventaris milik sekolah yang terdampak bencana. Selain itu, personel juga membantu pihak sekolah menjaga keamanan lingkungan dan mengantisipasi tindakan-tindakan yang dapat merugikan sekolah maupun mengganggu ketertiban masyarakat,” jelas Kasi Humas.

Selain melakukan pengamanan lokasi, personel Polsek Bukit Batu juga membantu membersihkan material seng yang berserakan di jalan guna mencegah kecelakaan lalu lintas dan gangguan keamanan lainnya.

Baca Juga: Angin Puting Beliung Tumbangkan Tiang Listrik di Desa Api-Api Kecamatan Bandar Laksamana

Hingga Ahad sore, masyarakat bersama pelajar dan aparat setempat masih bergotong royong membersihkan sisa-sisa kerusakan akibat bencana. Situasi secara umum dalam keadaan aman dan kondusif, meskipun cuaca di lokasi masih disertai hujan dan angin.

Editor : M. Erizal
#bencana alam #polres bengkalis #angin puting beliung