Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

TJSL PLN Peduli UIP Sumbagteng Angkat Batik Bukit Batu sebagai Ikon Fashion Baru

Tim Redaksi • Selasa, 30 Juni 2026 | 11:18 WIB
Ketua Kelompok Usaha Bersama Batik Bukit Batu  Diana Rita H MPd bersama anggota foto bersama Assistant Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIP Sumbagteng Muhammad Jamil usai menyerahkan program TJSL PLN Peduli UIP Sumbagteng dalam mengembangkan Batik Bukit Batu, belum lama ini. (PT PLN (Persero) untuk riau pos)
Ketua Kelompok Usaha Bersama Batik Bukit Batu Diana Rita H MPd bersama anggota foto bersama Assistant Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIP Sumbagteng Muhammad Jamil usai menyerahkan program TJSL PLN Peduli UIP Sumbagteng dalam mengembangkan Batik Bukit Batu, belum lama ini. (PT PLN (Persero) untuk riau pos)

 BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Di tengah dinamika industri kreatif yang terus berkembang, batik tidak lagi sekadar dipandang sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai bagian dari identitas dan gaya hidup masyarakat modern. Di Kabupaten Bengkalis, transformasi ini terlihat melalui penguatan Batik Bukit Batu yang kini mulai dikembangkan sebagai produk fashion bernilai ekonomi melalui dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN Peduli UIP Sumbagteng.

Batik Bukit Batu hadir sebagai representasi kekayaan budaya lokal yang mengangkat motif-motif khas daerah, mulai dari filosofi alam pesisir, sejarah masyarakat, hingga kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Dalam perkembangannya, batik ini tidak hanya menjadi produk kerajinan, tetapi juga mulai diarahkan sebagai identitas baru masyarakat yang mampu bersaing di ranah ekonomi kreatif.

Ketua Kelompok Usaha Bersama Batik Bukit Batu Diana Rita H MPd, mengatakan bahwa pengembangan batik ini tidak terlepas dari upaya masyarakat dalam menjaga warisan budaya sekaligus menjadikannya sumber penghidupan yang berkelanjutan.

Baca Juga: DPO Terpidana Perambahan Kawasan Hutan Menyerahkan Diri ke Kejari Bengkalis 

Menurutnya, Batik Bukit Batu telah menjadi ruang produktif bagi masyarakat, khususnya perempuan, untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

“Batik ini bukan hanya tentang kain, tetapi tentang identitas dan cerita masyarakat kami. Dengan adanya dukungan berbagai pihak, kami berharap Batik Bukit Batu bisa semakin dikenal dan menjadi produk yang memiliki daya saing di tingkat yang lebih luas,” ujarnya.

Dalam pengembangannya, program TJSL PLN Peduli UIP Sumbagteng turut mendorong penguatan kapasitas kelompok usaha melalui pendampingan, peningkatan kualitas produksi, serta pengembangan strategi pemasaran agar Batik Bukit Batu mampu masuk ke pasar yang lebih kompetitif.

Baca Juga: Heboh! Tahanan Polres Bengkalis Meninggal saat Dirawat di RSUD, Begini Penjelasan Kasi Humas

Assistant Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIP Sumbagteng, Muhammad Jamil, menegaskan bahwa penguatan ekonomi berbasis budaya lokal menjadi salah satu fokus utama program TJSL PLN karena memiliki dampak langsung terhadap pemberdayaan masyarakat.

“PLN UIP Sumbagteng melihat bahwa batik bukan hanya produk budaya, tetapi juga potensi ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi industri kreatif yang berkelanjutan. Melalui program TJSL PLN Peduli, kami berupaya mendorong peningkatan kapasitas kelompok usaha agar mampu menghasilkan produk yang tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga memiliki daya saing pasar,” ujar Muhammad Jamil.

Ia menambahkan bahwa keberadaan kelompok usaha seperti Batik Bukit Batu menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif berbasis masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan di daerah.

Pengembangan Batik Bukit Batu juga selaras dengan Sustainable Development Goals, khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penguatan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.(adv)

Editor : Arif Oktafian
#pln peduli #PLN UIP Sumbagteng #TJSL PLN