Lapas Bengkalis Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Bersama WBP

Abu Kasim • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 14:31 WIB
Ratusan WBP Lapas Bengkalis mendengarkan dengan hikmat ceramah agama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Al-Ihsan Lapas, Selasa (1/9/2026) pagi.(Istimewa)
Ratusan WBP Lapas Bengkalis mendengarkan dengan hikmat ceramah agama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Al-Ihsan Lapas, Selasa (1/9/2026) pagi.(Istimewa)

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Lapas Kelas IIA Bengkalis, mengelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat dan penuh berkah bersama warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Masjid Al-Ihsan Lapas, Selasa (1/9/2026).

Sebanyak 657 WBP dan santri di lingkungan Lapas Bengkalis, menjadikan momen ini untuk  memperteguh iman serta meneladani sifat-sifat luhur Baginda Rasulullah SAW.

 Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono mengajak, seluruh warga binaan untuk menjadikan kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai pelajaran hidup bahwa kesabaran, ketulusan, dan akhlak mulia mampu mengubah setiap cobaan menjadi jalan menuju cahaya hidayah.

 Baca Juga: Turun, Harga Kelapa Sawit Mitra Pekan Ini Jadi Rp3.931 per Kg

Suasana semakin menyentuh hati dengan penampilan salawat yang dibawakan oleh warga binaan santri. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Filusman LC, yang menyampaikan pesan-pesan kemuliaan akhlak Nabi serta pentingnya memperbaiki diri dan memperkokoh harapan di tengah keterbatasan. Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama.

Pengawasan ketat tetap dilakukan oleh Komandan Jaga, Kasubsi dan staf Bimbingan Kemasyarakatan serta Kegiatan Warga Binaan, didukung seluruh anggota jaga guna menjamin kelancaran dan ketertiban selama acara berlangsung.

Kepala Lapas Priyo Tri Laksono menegaskan, bahwa kegiatan keagamaan merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya pembinaan karakter.

 Baca Juga: DPRD dan Pemkab Kampar Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026 Rp2,57 Triliun

Ia memerintahkan kepada Kepala Seksi Pembinaan Kemasyarakatan agar senantiasa melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan sesuai prosedur yang berlaku, sementara petugas pengamanan dan pembinaan terus menjamin kelancaran serta kenyamanan setiap kegiatan yang melibatkan warga binaan.

“Melalui peringatan Maulid ini, kami ingin menanamkan semangat bahwa perubahan diri dimulai dari keimanan dan keteladanan kepada Nabi. Setiap ujian yang dihadapi dapat diubah menjadi langkah menuju perbaikan hidup yang lebih baik,” ujar Kalapas Priyo.

Ia mengharapkan, kegiatan ini dapat menguatkan jiwa serta membangkitkan semangat warga binaan, untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, bermanfaat, dan berakhlak mulia sebagaimana teladan Rasulullah SAW.(ksm)

 

Editor : Edwar Yaman
maulid nabi lapas kelas iia bengkalis wbp