Diduga Tak Mau Bayar, Tukang Ojek Malah Dibacok Penumpangnya

Abu Kasim • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB
Petugas medis dari Puskesmas Bantan melakukan evakuasi terhadap tukang ojek yang dianiaya penumpangnya di Desa Kembung Baru, Kecamatan Bantan, Senin (14/9/2026) dini hari. (Istimewa)
Petugas medis dari Puskesmas Bantan melakukan evakuasi terhadap tukang ojek yang dianiaya penumpangnya di Desa Kembung Baru, Kecamatan Bantan, Senin (14/9/2026) dini hari. (Istimewa)

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Nasib malang dialami tukang ojek bersama Akiong (52), warga Kelurahan Damun, Kecamatan Bengkalis yang sering mangkal di Pelabuhan Roro, Air Putih Bengkalis. 

Bersyukur dapat untuk bersar, namun setelah sampai tujuan korban malah dihunus parang yang mengenai bagian kepala dan tangan korban serta harus dirawat di RSUD Bengkalis, Selasa (15/9/2026).

Menurut keterangan korban yang saat dirawat di RSUD Bengkalis mengaku pada, Ahad (13/9/2026) seperti biasa korban bekerja sebagai ojek di pelabuhan Roro Desa Air Putih Bengkalis. Kemudian sekitar pukul 23.00 WIB, korban mendapat penumpang yang minta diantar ke Desa Kembung Baru.

Baca Juga: Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Hotspot Melonjak di Riau

Setelah negosiasi terkait harga dengan kesepakatan harga Rp250 ribu karena pertimbangan malam hari, selanjutnya korban membawa pelaku ke arah Desa Kembung Baru yang menempuh perjalan selama lebih kurang 1 jam.

Perjalanan yang sudah sampai di tujuan, Senin (14/9/2026) sekitar jam 01.00 WIB, sampai di jembatan Sungai Kembung pelaku meminta untuk berbelok masuk jalan kecil dan di suruh berhenti.

"Abang tunggu sebentar, saya mau ambil sesuatu," ujar korban menirukan  ucapan pelaku. Lalu pelaku masuk ke kalam kapal pompongnya untuk mengambil sesuatu lalu masuk ke rumah.

Baca Juga: 29 Rakit PETI Ditertibkan di Sungai Batang Kuantan

"Karena situasinya gelap, tiba-tiba pelaku mendekati saya dan langsung membacok kepala saya sebanyak 2 kali dan saya berusaha melawan namun pelaku membacok lagi sebanyak 3 kali. Saya masih terus berusaha melawan sehingga parang pelaku terjatuh sedangkan pelaku melarikan diri," ujar korban.

Kemudian korban mengambil parang tersebut dan pergi menggunakan sepeda motor, ke arah jembatan kembung sambil berteriak minta tolong. Namun sampai di ujung jembatan korban tumbang karena banyak mengeluarkan darah.

Tak lama datang masyarakat membantu korban dan tidak berapa lama mobil ambulan puskesmas datang membawa korban ke puskesmas Pambang lalu di rujuk ke RSUD bengkalis.

Baca Juga: APHI Riau Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Pemadaman Karhutla Paling Efektif

"Ya, kejadiannya Senin (14/9/2026) dini hari. Kami sudah perintahkan anggota ke lapangan dan sudah membawa korban ke Puskesmas dan kemudian di rujuk ke RSUD Bengkalis," ujar Kapolsek Bantan, Iptu Muhammad Iskandar, Selasa (15/9/2026).

Ia mengatakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Satreskrim dan mereka juga sudah turun ke lapangan dan kasus ini sudah ditangani pihak reskrim Polres Bengkalis.

Sedangkan Kasi Humas Polres Bengkalis Aipda Juliandi Baserah yang dikonfirmasi juga membenarkan adanya kejadian tersebut. Bahkan petugas polisi sedang melakukan penyelidikan di lapangan.

Baca Juga: Purbaya Dicopot lewat Telepon 

"Ya, diduga korban penganiayaan. Tim Satreskrim masih melakukan penyelidikan di lapangan," ujarnya singkat.

Editor : M. Erizal
tukang ojek dibacok bengkalis