Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Lowongan Kerja Bergaji Rp10 Juta per Bulan, Ini Syarat Ikut Program Petani Milenial

Redaksi • Selasa, 12 November 2024 | 15:17 WIB

Mentan Amran Sulaiman tawarkan gaji Rp10 jut per bulan untuk jadi Petani Milenial
Mentan Amran Sulaiman tawarkan gaji Rp10 jut per bulan untuk jadi Petani Milenial

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ada lowongan kerja nih, bergaji di kisaran Rp10 juta per bulan. Namanya program Petani Milenial. Bagaimana syaratnya ikut lowongan kerja Petani Milenial ini?

Lowongan kerja bergaji Rp10 juta per bulan ini diberikan melalui program Petani Milenial. Dilaksanakan Kementrian Pertanian (Kementan).

Baca Juga: Tim Koalisi Pemenangan Calon Wako Pekanbaru Idaman Dipimpin Robin Hutagalung, Ada Suparman, Amran Tambi dan Roni Amriel hingga Nama-Nama Ini

Demikian disampaikan Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang berjanji akan memberikan penghasilan Rp10 juta per bulan kepada mereka yang mau ikut program petani milenial.

Menurut Mentan Amran, gaji bulanan petani milenial Rp10 juta lebih tinggi daripada upah rata-rata pegawai di Indonesia.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja, Berikut Syarat dan Link Pendaftarannya

"Jika mereka bekerja sebagai petani milenial, mereka dapat memperoleh minimal Rp10 juta per bulan. Jika mereka bekerja sebagai pegawai, mereka dapat memperoleh gaji antara Rp2 juta dan Rp3 juta per bulan. Artinya menarik kan?," kata Mentan Amran Senin (11/11/2024).

Sejauh ini, 20.000 orang telah mendaftar di program Petani Millenial. Program Petani Milenial, syaratnya menargetkan siswa dan pemuda berusia 19 hingga 39 tahun yang memiliki minat dan kemampuan dalam pertanian.

Baca Juga: Azwendy Sebut Seluruh Kader Demokrat Solid untuk Menangkan Agung Nugroho-Markarius Anwar

Menurutnya, kemudian salah satu syarat untuk mendorong generasi muda untuk terlibat dalam pertanian adalah membuat profesi ini menguntungkan.

Oleh karena itu, prospek momen bonus demografi dapat dioptimalkan untuk manajemen sumber daya alam (SDA) yang melimpah di Indonesia.

Baca Juga: Kampanye Dialogis: Mengapa Harus Memilih Muflihun dan Ade Hartati? Uun Beri Penegasan

 

Ia berharap petani milenial pada akhirnya dapat meningkatkan hasil pertanian mereka dengan menggunakan perangkat berteknologi tinggi seperti traktor dan drone.

"Jika kita cetak sawah, bangun sawah, kemudian kita tinggalkan, jika diolah secara manual, pakai tangan, tidak mungkin satu keluarga, empat orang, mengelola 1.000 hektare, 5.000 hektare. Sekarang kita memanfaatkan SDA yang melimpah, kemudian ada teknologi yang kita sudah kuasai," terang Amran.

Baca Juga: Pengamat Dr Nurhamin: Ida Yulita Cawako yang Diterima Semua Kalangan dan Agamis di Kota Pekanbaru

Sementara itu, Amran menyatakan bahwa tujuan optimalisasi lahan (oplah) Indonesia sebesar 1 juta hektare, atau 3 juta hektare sawah, akan memungkinkan Indonesia untuk mencapai swasembada pangan dan menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2025.

Baca Juga: Pasangan Intan Berlian Raih Nomor Urut 2, Ini Maknanya Menurut Intsiawati Ayus

"Kami berharap seluruh cetak sawah Indonesia seluas 3 juta hektare menjadi transformasi pertanian tradisional ke modern, sejalan dengan klaster ini, sejalan dengan Amerika, Jepang, Korea, dan negara-negara maju di dunia. Sehingga tidak ada alasan untuk Indonesia tidak menjadi lumbung pangan dunia nantinya," tutur Amran

Editor : RP Eka Gusmadi Putra
#lowongan kerja #kementrian pertanian #mentan amran sulaiman #program petani milenial #petani milenial #syarat ikut petani milenial #lowongan kerja bergaji rp10 juta per bulan