Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kemenkum Riau Dukung Digitalisasi Produk Indikasi Geografis dalam Etalase Tokopedia dan TikTok Shop

Hendrawan Kariman • Kamis, 25 Juni 2026 | 16:15 WIB
Tim Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Riau mengikuti kegiatan Pendampingan Onboarding Produk Indikasi Geografis dalam Etalase Tokopedia dan TikTok Shop Produk Indikasi Geografis Indonesia, secara virtual pada Kamis (25/6/2026).(HUMAS KANWIL KEMENKUM RIAU UNTUK RIAUPOS.CO)
Tim Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Riau mengikuti kegiatan Pendampingan Onboarding Produk Indikasi Geografis dalam Etalase Tokopedia dan TikTok Shop Produk Indikasi Geografis Indonesia, secara virtual pada Kamis (25/6/2026).(HUMAS KANWIL KEMENKUM RIAU UNTUK RIAUPOS.CO)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Riau terus memperkuat upaya pengembangan dan pemasaran Produk Indikasi Geografis (IG) melalui transformasi digital. 

Hal ini tercermin dari keterlibatan Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Riau secara virtual, pada kegiatan Pendampingan Onboarding Produk Indikasi Geografis dalam Etalase Tokopedia dan TikTok Shop Produk Indikasi Geografis Indonesia, Kamis (25/6/2026).

Kepala Kanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmen Kanwil dalam memperkuat pelindungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi Kekayaan Intelektual daerah.

Baca Juga: Pendaftar SPMB SMP Pekanbaru Tembus 8.151 Siswa, Jalur Domisili Sudah Melampaui Kuota

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Rudy Hendra Pakpahan menegaskan komitmen Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau untuk terus mendukung digitalisasi pemasaran produk-produk Indikasi Geografis sebagai bagian dari penguatan ekosistem Kekayaan Intelektual. 

''Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, MPIG, dan platform digital diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi produk unggulan daerah sekaligus memperkuat daya saing Kekayaan Intelektual Indonesia di era ekonomi digital,'' ujarnya.

Pada kesempatan ini, Rudy Hendra bersama jajaran Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual berpartisipasi mengikuti rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh Kanwil Kemenkum, pemerintah daerah, Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG), serta kelompok tani dan kelompok usaha dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Enam Produk UMKM Lokal di Siak Dipasarkan di Gerai Indomaret

Kegiatan dibuka Direktorat Merek dan Indikasi Geografis DJKI dengan penyampaian tujuan pelaksanaan pendampingan, yaitu memberikan bimbingan kepada pelaku usaha Produk Indikasi Geografis dalam proses pembuatan akun penjual, pengelolaan toko, hingga pengunggahan produk pada platform Tokopedia dan TikTok Shop. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses pemasaran serta meningkatkan daya saing produk-produk unggulan daerah di pasar digital.

Direktur Merek dan Indikasi Geografis Fajar Sulaeman Taman dalam sambutannya menegaskan, pemanfaatan platform digital merupakan strategi penting untuk meningkatkan daya saing produk Indikasi Geografis. Menurutnya, pelindungan Indikasi Geografis tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga terbukti mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi, memperkuat reputasi produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pada sesi teknis, praktisi dan edukator e-commerce Surya Sastriando memberikan pendampingan mengenai tata cara pembuatan akun seller, pengelolaan toko daring, penyusunan profil usaha, hingga teknik mengunggah produk ke etalase khusus Produk Indikasi Geografis Indonesia.

 

Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai strategi pemasaran digital, pentingnya kualitas kemasan dan konten promosi, serta pemanfaatan fitur-fitur marketplace untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan produk.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta mengenai strategi memperkenalkan produk Indikasi Geografis kepada konsumen.

Baca Juga: Ada Pawai Taaruf dan Pembukaan MTQ, Sejumlah Ruas Jalan di Telukkuantan Berikut Ini Ditutup

Narasumber menekankan pentingnya mengangkat cerita asal-usul produk, nilai budaya, serta karakteristik khas daerah sebagai keunggulan kompetitif. 

Didukung pengelolaan toko yang profesional dan promosi digital yang konsisten, produk Indikasi Geografis diyakini mampu menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah asalnya.

Hendrawan Kariman (Pekanbaru)

Editor : Eka G Putra
#digitalisasi produk indikasi geografis #produk digital #kemenkum riau #tiktok shop #tokopedia