JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Samsung mengawali langkah di segmen smartphone terjangkau dengan mengumumkan kehadiran Galaxy A15 series memasuki 2024.
Smartphone dengan harga mulai Rp2 jutaan tersebut dikatakan hadir dengan performa yang lebih kencang untuk berbagai kebutuhan pengguna khususnya market anak muda, pelajar atau pengguna smartphone pemula.
Galaxy A15 series diperkenalkan dalam dua model dengan desain dan warna yang stylish, yaitu Galaxy A15 biasa seperti unit yang kami jajal dan varian paling tinggi yakni Galaxy A15 5G.
Smartphone ini menyajikan memori yang lebih besar dengan RAM 8 GB disertai RAM Plus hingga 8 GB dan internal storage hingga 256 GB, baterai 5.000 mAh dan fast-charging 25 W yang bikin aktivitas lancar seharian, serta sudah NFC-ready untuk menunjang gaya hidup digital kekinian dan banyak fitur lainnya. Berikut ulasan selengkapnya dari Galaxy A15.
Desain Masih Mirip S23 Series
Samsung Galaxy A15 series diperkenalkan dalam dua model dengan desain dan warna yang stylish. Seperti A Series atau M Series tahun sebelumnya setelah Galaxy S23 Series dirilis, kiblat desain smartphone ini juga sama yakni mengikuti seri unggulan Samsung tersebut.
Penasaran? Hal tersebut bisa dilihat dari penempatan kamera yang dibuat floating atau mengambang lensanya. Area lensa ini dibuat tanpa housing atau penampang seperti model-model sebelumnya. Bedanya, kalau di Galaxy S23 Series materialnya kaca, di A15 ini plastik yang dibuat seolah memiliki sentuhan plastik.
Pada bagian belakang, finishing atau sentuhan akhirnya dibuat glossy. Terlihat pada gambar, finishingnya tampak berkilau ketika terpapar cahaya, mirip seperti material kaca walau sejatinya plastik namun bisa menambah estetika desain.
Secara penggunaan, selain desainnya enak dilihat, smartphone ini juga masih nyaman digenggam. Dengan bentang layar keseluruhan mencapai 6,5 inci lebih, smartphone ini masih enak handlingnya. Area tepiannya juga nggak tajam, percis menggunakan S23 varian termurah.
Di sisi kanan Samsung A15 terdapat tombol daya yang sekaligus merangkap sebagai pemindai sidik jari berupa tombol dengan sensor kapasitif yang diposisikan sejajar dengan tombol pengatur volume 'Up-Down'.
Bergeser ke sisi kiri, terdapat slot kartu SIM yang bisa dibuka menggunakan ejector yang tersedia di kotak penjualan. Lewat slot ini, pengguna bisa memasang dua kartu SIM sekaligus berjenis nano dan bisa menambah kapasitas memori dengan penyimpanan eksternal di slot SIM kedua atau dikenal dengan modul hybrid.
Di atas ada satu lubang yang tampaknya adalah microphone sekunder. Sementara di bagian bawah, seperti biasa terdapat lubang-lubang lainnya, termasuk speaker, mikrofon serta port USB-C untuk mengisi ulang daya ponsel dan transfer data. Di bagian depan, full area layar. Penuh, bezelnya terasa tipis, semakin mirip dengan smartphone flagship. Pada bagian depan juga halus, interaksi penggunaan sehari-hari di sisi layar terasa smooth.
Seperti membeli smartphone Samsung kebanyakan saat ini, jika ingin dipakai sehari-hari namun takut rusak atau tergores, segera beli antigores dan aksesori pelindung casing belakang. Pasalnya, kedua aksesori tersebut tak ada dalam paket penjualan. Dijual terpisah. Begitu juga dengan kepala charger yang sudah tidak lagi ada dalam paket penjualan Samsung.
Layar AMOLED
Samsung Galaxy A15 membawa spesifikasi yang menarik dari aspek visual. Kendati harga terjangkau di angka Rp 2 jutaan, Samsung Galaxy A15 ini sudah mengemas layar dengan material AMOLED.
Samsung Galaxy A15 dan A15 5G keduanya dibekali layar 6,5 inci FHD+ Super AMOLED yang luas untuk menghasilkan gambar yang hidup dan tajam. Dengan layar yang lebih lapang seperti ini, belajar menu masakan baru dari YouTube jadi lebih mudah, nonton film juga nyaman banget, dan pengguna dijamin tambah kompetitif saat gaming.
Ditambah refresh rate 90Hz, transisi di layar akan terlihat begitu smooth saat kamu bernavigasi di layar, saat scrolling mencari tontonan favorit berikut, atau gaming dengan permainan tempo cepat. Layar smartphone ini juga diperkuat vision booster untuk meningkatkan visibilitas dan kecerahan saat kamu melihat layar di bawah pencahayaan matahari atau sumber cahaya terang lainnya. Smartphone akan mendeteksi pencahayaan sekitar dan melakukan penyesuaian dengan cara menjadikan area gelap lebih cerah dan meningkatkan warna menjadi lebih hidup.
Layarnya tajam, kaya warna, responsif namun tetap smooth. AMOLED, semua sudah tahu kualitasnya, nggak perlu kami jabarkan lagi. Intinya, layar ini enak untuk banyak kegiatan mulai dari bikin konten foto atau video, nonton streaming dan main game, semuanya mendukung.
Kekurangan di area layar hanya tak adanya aksesori pelindung layar yang menyertai atau terpasang saat smartphone ini keluar dari boks penjualannya. Sisanya mantap, layar AMOLED nggak bisa dicacat. Perfect. Terlebih ini hadir di perangkat murah Rp 2 jutaan.
Performa Mentereng
Pada bagian jeroan, Samsung Galaxy A15 dibekali prosesor Helio G99 bikinan MediaTek. Memang bukan chipset atau prosesor keluaran terbaru, namun kinerja dari chip tersebut menjadi salah satu yang paling diperhitungkan di kategori kelas menengah atau ponsel murah.
Helio G99 seperti namanya adalah prosesor gaming untuk kelas terjangkau. Galaxy A15 juga menjanjikan peningkatan kinerja yang signifikan dibandingkan pendahulunya.
Kinerja smartphone tersebut ditunjang pula oleh RAM 8 GB yang bisa ditingkatkan dengan RAM Plus hingga 8 GB untuk performa yang makin lancar ketika menjalankan berbagai aplikasi dan multitasking.
Dalam hal penyimpanan internal, Galaxy A15 memberikan opsi 128 GB dan 256 GB. Ruang penyimpanannya masih bisa diperluas dengan MicroSD hingga 1 TB, kamu akan memiliki banyak ruang untuk menyimpan berbagai kontenmu.
Performanya juga kami buktikan dengan melakukan uji benchmarking menggunakan aplikasi benchmark populer. Pertama dengan menggunakan AnTuTu Benchmark, Samsung Galaxy A15 bisa mencatat skor tinggi di angka 406968.
Kemudian, menggunakan aplikasi benchmark kedua yakni PCMark Work 3.0 Performance, hasilnya juga nggak kalah besar. Skor yang mampu dicatatkan oleh Samsung Galaxy A15 ini berada di angka 9312. Hasil skor benchmark tersebut nggak menonjol, tapi juga nggak cemen. Buat main game masih bisa. Kemudian, yang patut dipuji dari performa dan kinerja Galaxy A15 ini adalah daya tahan baterainya. Galaxy A15 series termasuk yang kami jajal menggunakan baterai 5.000 mAh yang awet untuk berbagai aktivitas.
Selain itu, baterai smartphone ini sudah mendukung pengisian cepat alias fast-charging 25W, di mana hanya dalam 30 menit saja baterai sudah terisi 50 persen dan siap digunakan seharian penuh. Ia juga hanya butuh 85 menit untuk full-charged.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Edwir Sulaiman