Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PLN UIP Sumbagteng Gelar Pelatihan Tanggap Darurat Bencana

Redaksi • Senin, 3 November 2025 | 10:52 WIB
Tim PT PLN UIP Sumbagteng foto bersama di sela kegiatan Pengenalan Kejadian Tanggap Darurat Bencana dan Keselamatan Kerja.
Tim PT PLN UIP Sumbagteng foto bersama di sela kegiatan Pengenalan Kejadian Tanggap Darurat Bencana dan Keselamatan Kerja.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) terus menumbuhkan semangat kolaborasi dan kesiapsiagaan melalui kegiatan Pengenalan Kejadian Tanggap Darurat Bencana dan Keselamatan Kerja, yang dilaksanakan bersama Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sumbagteng 1.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam meningkatkan kompetensi dan kewaspadaan pegawai menghadapi berbagai potensi risiko di lapangan, sekaligus memperkuat budaya keselamatan (safety culture) di lingkungan kerja yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Pelatihan ini mencakup pemaparan materi terkait identifikasi potensi bencana, prosedur evakuasi, teknik pertolongan pertama, hingga mitigasi risiko kebakaran dan kecelakaan kerja. Tak hanya teori, kegiatan juga diisi dengan drill exercise atau simulasi lapangan, di mana peserta dilatih secara langsung untuk merespons situasi darurat di area proyek.

Simulasi tersebut melibatkan tim K3 PLN, pegawai proyek, serta pihak eksternal seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru. Kolaborasi lintas pihak ini bertujuan memastikan seluruh pegawai PLN mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam menghadapi bencana maupun insiden kerja.

General Manager PLN UIP Sumbagteng Hendro Prasetyawan menekankan, kesiapsiagaan merupakan bagian dari nilai dasar dan budaya kerja yang harus melekat pada setiap insan PLN. “Keselamatan adalah fondasi utama dalam setiap kegiatan operasional PLN. Di sektor ketenagalistrikan, risiko kerja bisa muncul kapan saja, sehingga setiap pegawai harus siap dan memiliki keterampilan untuk merespons keadaan darurat secara cepat dan tepat,” ujar Hendro.

Hendro menegaskan, pelatihan ini bukan sekadar kegiatan formalitas, tetapi merupakan langkah berkelanjutan dalam membangun budaya keselamatan di seluruh lini organisasi. “Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa tanggap darurat bukan hanya tugas tim K3, melainkan tanggung jawab bersama. Ketika seluruh pegawai memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sama, respon terhadap bencana dapat dilakukan lebih cepat, aman, dan efektif,” tambahnya.

Selain meningkatkan kompetensi pegawai, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi kesiapan fasilitas tanggap darurat di setiap proyek PLN, mulai dari titik kumpul evakuasi, jalur penyelamatan, hingga kelengkapan peralatan keselamatan kerja.

“Selain membekali pegawai dengan pengetahuan, kami juga memastikan seluruh fasilitas pendukung kesiapsiagaan selalu dalam kondisi prima. PLN berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif agar pegawai dapat bekerja dengan tenang dan terlindungi,” jelas Hendro.

Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat sistem manajemen keselamatan kerja nasional, serta mendukung target PLN untuk memastikan setiap proyek dapat berjalan dengan aman, andal, dan berkelanjutan.(adv)

Editor : Rindra Yasin
#uip sumbagteng #pt pln #hari sumpah pemuda #upp