Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jangan Tergoda! Penipuan Berkedok BLT Kesra, Masuk dan Cair Lewat E-Wallet, Begini Modusnya

Redaksi • Rabu, 19 November 2025 | 23:30 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi


RIAUPOS.CO — Jangan sampai tergoda dengan adanya kabar bahwa BLT Kesra 2025 senilai Rp 900 ribu bocor ke aplikasi e-wallet atau situs tak resmi.

Tautan palsu mengatasnamakan bantuan pemerintah ramai beredar di WhatsApp dan media sosial, dan berpotensi menipu masyarakat bahkan mencuri data pribadi.

Beberapa link yang beredar mengklaim sebagai jalur resmi untuk mendaftar atau mengecek pencairan BLT Kesra. Padahal, ini bukan kanal resmi Kemensos.

Tautan semacam itu sering meminta data sensitif seperti NIK, nama lengkap, hingga nomor Telegram, tanpa menjamin keamanan data pengguna.

Menurut laporan, modus umum melibatkan situs phishing yang menyamar sebagai pendaftaran BLT Kesra, tetapi sebenarnya dipakai untuk mengumpulkan data personal.

Ada juga laporan yang menegaskan bahwa beberapa tautan mengarahkan ke domain yang mencurigakan dan tidak berhubungan dengan Kemensos.

Data Pribadi Terancam bila pengguna mengisi formulir di situs palsu, data seperti KTP, NIK, atau nomor telepon dapat disalahgunakan.

Modus E-Wallet Fiktif ada risiko bahwa tautan disebut sebagai integrasi e-wallet sebagai cara mencairkan BLT, padahal bisa jadi hanya front untuk phishing atau aplikasi berbahaya.

Penyalahgunaan Informasi data yang dicuri bisa dipakai untuk tindakan penipuan lain atau bahkan identitas digital korban diambil alih.

Ada beberapa cara agar terhindar dari penipuan, berikut panduan cek BLT Kesra secara aman:

Gunakan Aplikasi / Situs Resmi

Pengecekan dilakukan lewat situs resmi: cekbansos.kemensos.go.id.

Atau pakai aplikasi resmi Cek Bansos dari Kemensos.

Jangan Klik Link Asal-Asalan

Hindari membuka tautan yang dikirim via WhatsApp atau media sosial kalau tidak jelas asal-usulnya.

Banyak hoaks beredar terkait link pendaftaran BLT Kesra untuk mencuri data.

Verifikasi Data Penerima

BLT Kesra menyasar KPM yang tercatat di DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).

Jika ingin memperbarui atau mengajukan data, lakukan lewat saluran resmi seperti kelurahan/RT/RW, bukan link acak.

Lapor Jika Menemukan Penipuan

Jika menemukan situs mencurigakan atau tautan BLT Kesra yang tidak resmi, laporkan ke pihak berwenang (misalnya CSIRT lokal) agar diantisipasi.

Kebutuhan Cepat karena BLT Kesra cukup besar (Rp 900 ribu) dan diharapkan cepat cair, banyak orang mudah tergiur dengan tautan cepat daftar / cek di WhatsApp.

Kurangnya Edukasi Digital tidak semua penerima bantuan paham cara membedakan situs resmi dan phishing, terutama kelompok rentan yang jadi sasaran utama bansos.

Modus Pintar Penipu, penipu mengemas link menjadi tampak resmi, menggunakan logo dan kata-kata BLT Kesra, sehingga banyak yang keliru percaya itu valid.

Perhatikan Hal-hal di Bawah Ini:
1. Jangan Percaya BLT Kesra Masuk E-Wallet tanpa Konfirmasi Resmi

Belum ada mekanisme resmi yang mengharuskan penerima BLT Kesra mengecek dana lewat aplikasi e-wallet tertentu untuk klaim bantuan.

2. Lindungi Data Pribadi

Jangan sembarangan memasukkan NIK, data KTP, atau info sensitif di situs yang belum diverifikasi.

3. Gunakan Saluran Resmi Pemerintah

Cek status bantuan hanya lewat aplikasi atau portal resmi Kemensos. Ini cara paling aman dan tepercaya.

4. Sebarkan Waspada kepada Orang Lain

Edukasi keluarga atau tetangga penerima bansos agar tidak gampang tergoda link mencurigakan terutama lansia yang mungkin lebih rentan jadi korban.

Editor : M. Erizal
#modus penipuan #e wallet #phising #blt