Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput Dari Pakaian, Buku, hingga 29 Ribu Pohon

Siti Azura • Kamis, 4 Juni 2026 | 11:20 WIB
PNM melakukan penanaman bibit pohon di lingkungan Universitas Lancang Kuning, beberapa waktu lalu. PNM UNTUK RIAUPOS
PNM melakukan penanaman bibit pohon di lingkungan Universitas Lancang Kuning, beberapa waktu lalu. PNM UNTUK RIAUPOS

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Di tengah tantangan perubahan iklim, gerakan penghijauan menjadi bagian dari upaya bersama untuk merawat ruang hidup masyarakat, sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs, khususnya poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan poin 15 tentang ekosistem daratan. Semangat inilah yang dibawa oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM), lembaga keuangan plat merah yang selama ini dikenal melalui pembiayaan dan pendampingan usaha bagi masyarakat prasejahtera. 

Melalui program PNM Peduli, kepedulian tersebut diperluas ke aspek lingkungan lewat gerakan penanaman pohon di 58 cabang di seluruh Indonesia. Setiap cabang menanam minimal 500 bibit pohon sehingga dikalkulasi menjadi 29 ribu pohon sebagai ikhtiar sederhana untuk menghadirkan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat, tempat mereka bekerja, berusaha, dan membangun harapan bagi keluarga.

Gerakan ini juga menjadi kelanjutan dari semangat RE3 FOR-E, sebuah kampanye keberlanjutan yang sebelumnya berhasil mengumpulkan 20 ton pakaian layak pakai dari Insan PNM. Pakaian tersebut kemudian disalurkan kepada masya­rakat yang membutuhkan, bersamaan dengan buku bacaan sebagai bentuk dukungan terhadap akses literasi. Dari pakaian yang diberi kehidupan kedua, buku yang membuka ruang belajar, hingga pohon yang ditanam untuk masa depan, rangkaian ini memperlihatkan bahwa kepedulian dapat hadir dalam banyak bentuk.

Baca Juga: Dari Pakaian, Buku, hingga Penanaman 29 Ribu Pohon, PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput

Nilai yang sama kemudian diteruskan melalui PNM Mengajar, yang menjangkau 58 SMK dari Sabang hingga Merauke. Melalui rangkaian tersebut, pemberdayaan tidak hanya dimaknai sebagai akses modal, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan pengetahuan, kepedulian, dan kesadaran untuk menjaga lingku­ngan. Sebab pada akhir­nya, masa depan yang lebih baik tidak hanya dibangun dari usaha yang berkembang, tetapi juga dari bumi yang tetap dirawat bersama. 

Dari rangkaian tersebut, manfaat yang ingin dihadir­kan tidak hanya berhenti pada kegiatan, tetapi tumbuh bersama masyarakat yang merasakannya secara langsung. Bagi para pene­rima manfaat, pohon yang ditanam, pakaian dan buku yang disalurkan, hingga ruang belajar yang dibuka menjadi bagian dari harapan sederhana: lingkungan yang lebih nyaman, akses pengetahuan yang lebih luas, dan kehidupan yang perlahan bergerak ke arah yang lebih baik.

Baca Juga: PNM Tebar Syukur, Salurkan Hewan Kurban ke Warga Desa

Sementara itu yang menerima manfaat dari PNM berupa bibit pohon untuk ditanam di lingkungan Universitas Lancang Kuning Dr Amalia SP MM Dekan Fakultas Pertanian, Dr Zainuri STMT Dekan Fakultas Teknik, dan Dr Ir Eno Suwarno MSi Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Lancang Kuning ikut hadir juga Dr Dodi Sukma RA SHut MSi Wakil Dekan 3 Fakultas Kehutanan, BEM Fakultas Pertanian M Yunus Dalimunthe dan BEM Fakultas Kehutanan  Desman yang mengucapkan selamat kepada PNM.

“Selamat Ulang Tahun PNM ke-27, kami berterimakasih atas kerjasamanya atas penanaman pohon di lingkungan Universitas Lancang Kuning,semoga kedepannya dapat berkolaborasi dalam kegiatan terutama di lingkungan dan apa yang diberi kepada kami seiring dari program nasional untuk menjaga lingkungan,” tutup Dr Amalia.(azr/c)

Editor : Bayu Saputra
#pnm mekar #lingkungan #pohon #pnm