Banjir merupakan musibah. Tapi, di sisi lain ada hikmah yang didapatkan. Hal ini dirasakan Zulkarnain, pria asal Desa Kuala Terusan, Kecamatan Pangkalankerinci, Kabupaten Pelalawan. Banjir yang melanda Pelalawan hampir dua bulan membawa berkah buat dirinya.
Laporan M AMIN AMRAN, Pangkalankerinci
AYO naik pak.. bu.. Langsung berangkat ini. Begitulah teriakan Zulkarnain yang terus berusaha menawarkan jasa penyeberangan kendaraan dan penumpang kepada warga yang berada di Dusun Pulau Payung, Kelurahan Pangkalankerinci Kota, Kecamatan Pangkalankerinci.
Banjir yang melanda Pelalawan membuat pria berusia 44 tahun yang berprofesi sebagai nelayan dan sehari-harinya mencari ikan di Pantai Kute (Kuala Terusan) ini banting setir. Ia terpaksa melakoni hidup menjadi seorang kernet kapal sewa penyeberangan kendaraan dan penumpang di Dusun Pulau Payung, Kelurahan Pangkalankerinci Kota, Kecamatan Pangkalankerinci.