Will, gitaris yang dibawa John Vesely, vokalis dan gitaris Secondhand Serenade membuka bajunya setelah membawakan lima lagu di panggung. Ia mengaku kegerahan karena memang sejak siang cuaca di Pekanbaru cukup terik. Cerita seru selama panggung festival band Ylo Fest 2024 dengan belasan musisi nasional hingga mancanegara sukses membakar semangat dunia hiburan bumi lancang kuning.
Laporan Eka G Putra, Pekanbaru
KERINDUAN Sheilagank baru saja terobati setelah konser Sheila On 7 bertajuk ‘’Tunggu Aku Di’’ yang bikin heboh Ibu Kota Provinsi Riau, Pekanbaru pada 31 Agustus lalu. Bertempat di Stadion Atletik Sport Center Rumbai, Duta, Eross dan Adam berhasil menghipnotis belasan ribu penggemarnya dengan penampilan apik nan lejen.
Tak salah, sebab band yang nge-hits sejak medio ‘90-an dengan lagu-lagu yang ‘ngena’ tanpa batas waktu bagi para penikmat musik ini. Pada konser Tunggu Aku di Pekanbaru, juga diisi dengan pencahayaan dan kembang api plus layar besar yang sangat berkesan. Rindu lepas hati pun terhibur.
Hiburan bagi warga Pekanbaru seakan tak henti. Bagaimana tidak, sebelumnya, pada 24- 25 Agustus ada Agnez Mo dan deretan artis serta musisi lainnya yang juga tampil di Halaman Kantor Gubernur. Saat itu rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Provinsi Riau.
Mengawali pekan kedua September, tepatnya 7-8 September ini cuaca Pekanbaru memang kembali panas. Menurut data BMKG Pekanbaru, kisaran suhu rata-rata antara 29-32 derjat celcius.
Namun, kondisi cuaca ini tak menyurutkan semangat penikmat musik untuk hadir di Lanud TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
Meskipun di sekitar landasan pesawat khusus, namun lokasi yang menjadi tempat konser berbentuk festival diisi belasan musisi nasional hingga internasional ini tetap dihadiri puluhan ribu penonton.
Pentolan Secondhand Serenade, John Vesely naik ke atas pentas. Dengan gitar yang sudah di-stem krunya, ia mengenakan kaca mata hitam, meskipun waktu sudah menunjukkan sekitar pukul delapan malam (20.00 WIB).
Secondhand Serenade yang menjadi salah satu penampil, Ahad (8/9) malam itu tampil bersama seorang gitarisnya. “Will, my guitar player,” kata John memperkenalkan rekannya.
Secondhand Serenade adalah band rock akustik, yang telah merilis tiga album studio. John menjadi vokalis berikut gitaris.
Album yang sudah ditelurkannya adalah Awake pada tahun 2007, A Twist on My Story pada tahun 2008, dan Hear Me Now pada tahun 2010.
“Senang berada di sini, bersama The Red Jumpsuit Apparatus kami di sini. Senang berada di Pekanbaru,” kata John dalam bahasa Inggris di hadapan ribuan penonton.
Kurang 10 lagu dibawakan John dan Will, yang di tengah konser melepas bajunya dan hanya memakai kaos dalam. Sembari menyetem gitar, Will menyebut kegerahan. Setelah beberapa lagu pula, John mengganti alat musiknya dari gitar ke piano. Sementara Will tetap memainkan gitar.
Menjadi tembang penutup, mereka membawakan salah satu lagu andalannya, berjudul Fall for You yang menyihir ribuan penonton untuk ikut bernyanyi bersama.
Secondhand Serenade tampil setelah Maliq and D’essentials. Grup musik beraliran jaz yang berasal dari Jakarta ini memang menjadi salah satu favorit kalangan anak muda ibu kota. Hingga ke Pekanbaru.
“Kita bikin romantis... bikin paling romantis. Sambil bermain mata, turun ke hati, hatinya jatuh,” salah satu bait lirik lagunya yang jadi viral di media sosial TikTok ini pun menyihir penonton di Pekanbaru.
Alunan musik jaz dari beberapa lagu yang dibawakan Maliq and D’essentials pun turut membawa penonton menikmati setiap petikan gitar dan hentakan drum dari para personelnya, Lale, Widi, Indah, Angga, Jawa, dan Ilman.
Sebelum Maliq and D’Essentials tampil, pada hari kedua Ylo Fest 2024 kemarin, sudah menghibur fans fanatiknya terlebih dahulu Lomba Sihir yang menjadi band pembuka. Kemudian disusul Juicy Luicy, pada sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Pada hari kedua, kemarin, band penutup adalah Feel koplo yang membawa seluruh penonton bergoyang bersama dengan lagu-lagu dangdut lawas disulap musik kekinian.
Menariknya, pada Ahad (8/9) sore, pantauan Riau Pos di lokasi konser. Terlihat di tengah penampilan Juicy Luicy membawakan tembang-tembang yang tampak dikenal di telinga anak muda Pekanbaru yang menyaksikan penampilannya.
Sang vokalis, Julian Kaisar tampak menghentikan lagunya. “Pelan-pelan Pak,” katanya menggunakan mik sembari melihat ke sisi kiri bagian belakang panggung.
Ternyata, ada satu unit helikopter yang membawa water bombing ingin mendarat.
Terlihat helikopter yang terlihat usai melakukan pengeboman air tersebut kembali ke hangar di Lanud TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
Posisinya memang masih jauh dari panggung konser, namun karena angin dari baling-baling helikopter dan suaranya, membuat band asal Bandung ini menunggu beberapa menit.
Setelah itu, band yang mengawali karier pada jalur Indie dengan memilik musik pop/jaz ini pun kembali membawakan beberapa lagu yang diikuti ribuan penggemarnya tanpa henti hingga jeda Magrib.
Band mancanegara lainnya yang juga tampil pada hari kedua naik ke panggung setelah Secondhand Serenade adalah The Red Jumpsuit Apparatus. Band rock asal Amerika ini membawakan lagu-lagu cadas yang tampaknya tanpa sadar membuat kepala dan badan bergoyang.
Di dua lagu terakhir, jelang lagu pamungkasnya. Ronnie Winters, sang vokalis mengajak penonton bernostalgia, dengan membawakan lagu favoritnya saat di sekolah tingkat menengah pertama. “All The Small Things, True Care, Truth Brings, I’ll Take One Lift, Your Ride, Best Trip,” dengan gebukan drum John Espy yang sangat mirip dengan hentakan Travis Baker, drumer Blink 182.
Ya, The Red Jumpsuit Apparatus membuat ribuan penonton melompat dan berjingkrak saat membawakan lagu Pop Punk All The Small Things-nya Blink 182 malam itu.
Ronnie Winters nan gondrong malam itu mengenakan topi, ia memakai setelah celana jins yang dipadukan dengan batik bercorak berwarna biru dan berhasil membuat penonton berkeringat.
Sementara pada hari pertama konser, Sabtu (7/9), juga dihadiri puluhan ribu penonton ada band mancanegara FUR yang menghibur penonton dengan lagu-lagu nan enak di telinga. Penampilan di hari pertama ditutup dengan penampilan Dewa 19 featuring Ello dan Virzha.
Ya, tak tanggung-tanggung, Ahmad Dhani membawa dua vokalis sekaligus ke Pekanbaru malam itu.
Berbagai tembang anyar Dewa 19 dibawakan di bawah bulan sabit di langit Kota Pekanbaru. Sebelumnya ada penampilan Kerispatih x Sammy Simorangkir, Hindia, Feast.
Baca Juga: Padi Reborn Akan Jadi Band Pembuka Konser Michael Leans To Rock di Indonesia
“Adakah sungai-sungai itu benar-benar, dilintasi dengan air susu, juga badanmu tak sakit sakit lagi, kau dan orang orang di sana muda lagi, semua pertanyaan, temukan jawaban, hati yang gembira, sering kau tertawa, benarkah orang bilang ia memang suka bercanda.
Mungkinkah..Mungkinkah..Kau mampir hari ini, bila tidak mirip kau jadilah bunga matahari”
Benar, Sal Priadi, dengan lagu hits saat ini, ‘’Gala Bunga Matahari’’ juga menghibur penonton pada hari pertama.
“Sekitar 30 ribuan penonton sepertinya,” kata seorang panitia konser bertajuk Ylo Fest 2024, Luki menginformasikan kepada Riau Pos ketika ditanya jumlah penonton.
Bertubi-tubi memang Pekanbaru menjadi tuan rumah konser dengan level nasional, bahkan internasional.
Bagaimana tidak, pada Ylo Fest 2024 ini, ada tiga grup band mancanegara yang mengisi panggung festival secara bergantian dengan musisi nasional selama dua hari.
Bagi salah seorang penikmat musik, Adit yang merupakan warga Pangkalankerinci, dan hadir langsung pada beberapa konser yang disebutkan di atas. Mengungkapkan, ada nilai lebih tentunya yang dilihat para musisi sehingga mau hadir dan tampil di Riau.
“Kepercayaan akan lokasi konser, sebenarnya menjadi nilai lebih bagi Riau, khususnya Pekanbaru sebagai destinasi yang didatangi artis. Apalagi ini juga meningkatkan perekonomian daerah, karena pasti penontonnya bukan saja warga Riau, tapi banyak dari luar provinsi juga,” kata Adit yang merupakan salah seorang karyawan swasta di Pelalawan ini.
Ylo Fest 2024 memang ditunggu penikmat musik Kota Bertuah, Pekanbaru sejak beberapa bulan terakhir.
Hal ini dibuktikan dengan hadirnya ribuan pecinta musik berbentuk festival yang dilaksanakan dalam satu panggung dengan deretan musisi.
Dimulai sejak pukul 16.00 WIB, antrean panjang sudah terjadi di gerbang depan Kompleks Auri, Pekanbaru. Tepatnya di sekitar Jalan Adi Sucipto, di mana lokasi festival dilaksanakan di dalam areal kompleks yang sudah disulap dengan lokasi konser nan menarik.
Ditambah, puluhan jajanan kuliner dari UMKM lokal juga disediakan di sekitar lokasi konser. Tumpah ruah penonton yang notabene diisi remaja dan dewasa juga sudah mulai dapat melihat musisi sambil jajan dari dua layar besar yang disediakan panitia.
Ylo Fest ditaja promotor lokal Kompen Entertainment. Merupakan salah satu promotor lokal dari Bumi Lancang Kuning, yang terus konsisten menyajikan hiburan bagi pecinta musik di Riau sejak 2016 silam. Kegiatan rutin yang dilaksanakan selain YLO Festival, adalah Birdie.
Juga berkonsep festival musik diisi beberapa musisi dalam satu panggung.
Representative Kompen Entertainment Putra Madani menjelaskan, pihaknya concern menyiapkan hiburan yang berbeda dengan konsep menarik yang dapat disajikan berbagai lapisan masyarakat, khususnya penikmat musik.
“Memang suka konser, atas dasar itu Kompen memulai membuat acara dari 2016, sebagai promotor lokal saat itu kita ber-partner dengan beberapa pihak,” ceritanya dalam pertemuan dengan Riau Pos beberapa waktu lalu.
Diakui Putra, pihaknya berhasil menghadirkan musisi internasional yang memeriahkan YLO Fest 2024. Setelah melakukan komunikasi cukup alot dan panjang sejak akhir 2023 lalu hingga dipastikan nantinya turut mengisi Line Up YLO Fest 2024.
“2024 ini kita bawa artis luar negeri, memang perlu effort untuk meyakinkan masuk dalam line up, hingga bisa hadir ke Pekanbaru, dan itu tak mudah,” kata Putra yang berharap dunia hiburan Pekanbaru dapat terus menggeliat dengan kemudahan dari stakeholder sehingga menumbuhkan kreatifitas anak-anak bumi negeri Melayu.
Dikutip dari laman resmi TNI AU, gelaran musik spektakuler ini berlangsung di Apron A2 Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, di mana disebut memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para penonton.
Danlanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Feri Yunaldi, SE MHan mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara.
“Alhamdulillah, konser YLO Fest 2024 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini,” ujar Marsma TNI Feri Yunaldi.
Ia juga menambahkan bahwa konser ini tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membantu menggerakkan ekonomi lokal, khususnya bagi UMKM.
Selain ribuan penonton yang datang dari berbagai daerah di Provinsi Riau, acara ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Riau dan Forkopimda Kota Pekanbaru.***
Editor : Rindra Yasin