Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Melihat Peringatan HUT Ke-70 Indragiri Hulu Bersamaan Idulfitri 1447 H; Sederhana, Berkomitmen Bawa Perubahan Lebih Sejahtera

Raja Kasmedi • Senin, 30 Maret 2026 | 10:47 WIB

Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto didam­pingi Wakil Bupati Hendrizal foto bersama dengan pimpinan DPRD Inhu, forkopimda dan undangan lainnya usai rapat paripurna, belum lama ini.
Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto didam­pingi Wakil Bupati Hendrizal foto bersama dengan pimpinan DPRD Inhu, forkopimda dan undangan lainnya usai rapat paripurna, belum lama ini.

Tidak terasa, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sudah genap berusia 70 tahun pada 19 Maret 2026. Tahun ini, merupakan tahun ketiga diperingati setelah penetapan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupa­ten Inhu oleh DPRD Kabupaten Inhu tahun 2023 lalu.

Laporan KASMEDI, Rengat

Peringatan HUT ke-70 Kabupaten Inhu dilakukan secara sederhana tetapi penuh makna. Karena ada berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu seperti pasar pangan murah, cek kesehatan gratis, bakti sosial.

Bersamaan hari jadi, dilaksanakan rapat paripurna oleh DPRD Inhu dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama. Bersempena HUT juga digelar takbir Idulfitri 1447 H dan pawai takbir itu diikuti oleh berbagai unsur masyarakat.

Peserta pawai menampilkan berbagai kreativitas dalam menyemarakkan malam takbiran dengan nuansa religius dan budaya Islam yang kental. Rapat paripurna dilaksanakan di gedung DPRD Inhu sebagai kegiatan utama. Kegiatan itu dihadiri oleh unsur pimpinan yakni Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat didampingi H Adek Chandra ST MT, Doni Rinaldi SE, anggota DPRD, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto SSos MSI, Wakil Bupati Ir H Hendrizal MSi Forkopimda, Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian AP MSi, kepala OPD, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Dalam rapat paripurna Bupati Inhu menyampaikan refleksi perjalanan pembangunan daerah serta komitmen untuk terus mewujudkan Inhu yang semakin maju dan sejahtera. “Peringatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, lebih dari itu,’’ ujar Bupati Inhu Ade Agus Hartanto.

‘’Hari jadi ini merupakan momentum untuk mengenang kembali sejarah panjang perjuangan para pendahulu, tokoh masyarakat, ulama, cerdik pandai, pemimpin daerah, serta seluruh elemen masyarakat yang telah meletakkan dasar pembangunan bagi daerah yang kita cintai ini,” ujar tambahnya.

Ade menjelaskan, hari jadi tahun mengangkat tema “Dengan gerakan perubahan kita wujudkan Indragiri Hulu yang semakin maju dan sejahtera”. Tema itu mengandung makna yang sangat mendalam. Gerakan perubahan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi merupakan panggilan bersama bagi seluruh elemen masyarakat untuk bergerak, berbenah, dan berkontribusi sesuai peran dan kemampuan masing-masing.

Perubahan harus dimulai dari niat yang baik, pola pikir yang maju, etos kerja yang tinggi, pelayanan yang lebih baik, dan semangat gotong royong yang semakin kuat. Perubahan yang maksud adalah perubahan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik, pelayanan publik yang semakin cepat dan responsif, pembangunan yang semakin merata, perekonomian masyarakat yang semakin tumbuh, serta kehidupan sosial yang harmonis, aman, dan damai.

Semua itu bermuara pada satu tujuan besar, yakni terwujudnya Indragiri Hulu yang semakin maju dan sejahtera. Kemudian bersamaan dengan momentum Idulfitri yang sedang rayakan, sangat relevan dengan semangat perubahan tersebut. Idulfitri mengajarkan untuk membersihkan hati, memperbaiki hubungan antarsesama, menguatkan persaudaraan, dan meninggalkan segala perbedaan yang dapat memecah persatuan.

Dalam membangun daerah, nilai-nilai itu sangat penting. Daerah yang maju tidak hanya dibangun dengan infrastruktur, tetapi juga dibangun dengan kerukunan, persatuan, saling percaya, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. “Karena itu, saya mengajak kita semua untuk menjadikan semangat Idulfitri sebagai energi baru dalam membangun Kabupaten Inhu,” ungkap Ade Agus Hartanto.

Bupati Ade Agus Hartanto juga mengajak memperkuat silaturahmi dan eratkan persaudaraan. “Kita hilangkan sekat-sekat perbedaan, dan kita satukan langkah untuk masa depan daerah yang lebih baik. tidak ada kemajuan tanpa kebersamaan, dan tidak ada kesejahteraan tanpa persatuan,” ajaknya.

Ketua DPRD Inhu, Sabtu Pradansyah Sinurat menyampaikan bahwa berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Inhu Nomor 2 Tahun 2023 tentang Hari Jadi Kabupaten Inhu, peringatan hari jadi itu merupakan momentum bersejarah yang memiliki makna penting bagi seluruh masyarakat. “Momentum itu bukan sekadar memperingati bertambahnya usia daerah, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk mengenang dan menghargai perjuangan serta pengorbanan para pendahulu,” katanya.

“Sebagaimana pepatah Melayu mengatakan, bulat air karena pembuluh, bulat kata karena mufakat. Pepatah itu mengingatkan kebersamaan, persatuan, dan semangat musyawarah merupakan kunci utama dalam mencapai keberhasilan,” tambahnya.

Di sektor ekonomi, perlu terus mendorong pengembangan sektor-sektor unggulan daerah, seperti perkebunan, pertanian, perikanan, peternakan, serta pariwisata yang berbasis kearifan lokal. Sehingga mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, di bidang pendidikan, generasi penerus bangsa harus diberikan akses yang lebih luas untuk mengembangkan kompetensi, kreativitas, dan daya saing. “Dengan semangat dan tekad yang kuat untuk melakukan berbagai perubahan menuju arah yang lebih baik, kita harus membekali diri dengan keyakinan dan komitmen yang kokoh,,” harapnya.

Dalam pada itu, pemuka masyarakat Kabupaten Inhu, Arifuddin Ahalik mengatakan bahwa, Bupati dan Wakil Bupati dihadapkan dengan kondisi efisiensi anggaran yakni akibat minimnya TKD (Transfer ke Daerah) dari pemerintah pusat. Sehingga perlu terobosan-terobosan terutama dalam menggali potensi daerah untuk meningkatkan PAD. “Pemkab dalam hal ini kepala daerah harus bijak dan memiliki terobosan-terobosan potensi yang ada di daerah,” katanya.

Upaya untuk terobosan baru tentunya harus memaksimalkan ASN pada perangkat daerah terkait. Bahkan dengan jumlah penduduk Kabupaten Inhu yang sudah mencapai lebih kurang 490 ribu jiwa dapat dimaksimalkan untuk dalam pembayaran berbagai pajak salah satunya PBB.

Selain itu, beberapa perda yang berkaitan dengan potensi meningkatkan PAD masih banyak yang belum maksimal. Salah satunya Perda tentang sumbangan pihak ketiga. “Jika Perda tersebut tidak lagi sesuai dengan ketentuannya masih bisa direvisi,” tegasnya.

Untuk itu, agar menggali potensi itu dapat terwujud tentunya juga harus dibarengi dengan hubungan baik antara eksekutif dan legislatif. “Mari sama-sama kita benahi dan bangun daerah ini secara bersama dengan semangat gotong royong,” ajaknya.(das)

Editor : Arif Oktafian
#Ade agus hartanto #Idul Fitri 1447 #dprd inhu #pemkab inhu #hut inhu