Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Usai Perjalanan Mudik, Jangan Abaikan Mobil Anda, Segera Servis, Cek 7 Bagian Ini

Redaksi • Rabu, 25 Maret 2026 | 16:27 WIB

One way dari Tol Cipali ke Kalikangkung saat momen puncak arus mudik Lebaran, Rabu (18/3).
One way dari Tol Cipali ke Kalikangkung saat momen puncak arus mudik Lebaran, Rabu (18/3).

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Mudik Idulfitri usai. Jadwal kerja pun sudah menunggu. Kini, tibalah waktunya untuk melakukan servis mobil.

Memang dari luar mobil yang telah dipakai untuk mudik terlihat tidak ada masalah. Namun jangan tertipu, perjalanan jauh dengan kondisi macet, panas, dan beban penuh bisa meninggalkan jejak pada berbagai komponen penting di dalamnya.

Makanya kendaraan Anda perlu untuk perawatan. Memang ada kalanya pemilik mobil langsung kembali menggunakannya untuk aktivitas harian tanpa melakukan pengecekan. Ini adalah hal yang salah dan berbahaya untuk kendaraan.

Ingat, beberapa kerusakan kecil sering muncul justru setelah perjalanan panjang selesai, bukan saat di perjalanan. Kalau kamu tidak ingin tiba-tiba mogok atau keluar biaya besar untuk perbaikan, ada beberapa bagian mobil yang sebaiknya segera kamu cek setelah mudik. Apa saka, simak 7 hal penting ini!

1. Oli Mesin
Setelah perjalanan jauh, oli bisa mengalami penurunan viskositas karena panas terus-menerus. Kalau dibiarkan, gesekan antar komponen mesin bisa meningkat dan mempercepat keausan. Banyak orang hanya mengecek apakah oli masih ada atau tidak, padahal kualitasnya juga sangat penting.

2. Kaki-Kaki Mulai Bersuara
Jalan rusak atau berlubang saat mudik bisa memengaruhi komponen kaki-kaki seperti bushing, tie rod, atau shockbreaker. Kalau kamu mulai mendengar bunyi aneh saat melewati polisi tidur atau jalan tidak rata, jangan ditunda untuk diperiksa.

3. Ban Tidak hanya Soal Tekanan
Selain tekanan angin, kamu juga perlu memperhatikan pola keausan ban. Jika terlihat tidak merata, bisa jadi ada masalah pada spooring atau balancing. Ini sering terjadi setelah mobil dipakai jauh dengan kondisi jalan yang tidak selalu mulus.

4. Aki yang Mulai Melemah
Mobil mungkin masih bisa distarter, tapi itu bukan berarti aki masih dalam kondisi prima. Setelah penggunaan intens, performa aki bisa menurun secara perlahan. Perhatikan tanda seperti starter yang mulai berat atau lampu yang sedikit redup.

5. Rem Sudah Menipis
Salah satu jebakan paling umum adalah rem yang masih terasa pakem, padahal kampasnya sudah menipis. Setelah mudik, kamu sebaiknya tetap melakukan pengecekan fisik, bukan hanya mengandalkan rasa saat mengerem.

6. Kolong Mobil yang Sering Terlupakan
Bagian bawah mobil sering jadi korban selama mudik, terkena lumpur, air, bahkan batu kecil. Kalau tidak segera dibersihkan, kotoran ini bisa memicu karat atau merusak komponen tertentu. Membersihkan kolong mobil adalah langkah sederhana yang sering diabaikan.

7. AC Mobil Mulai Tidak Dingin
Selama mudik, AC bekerja hampir tanpa henti. Setelah perjalanan panjang, performanya bisa menurun. Entah karena filter kotor, freon berkurang, atau kompresor mulai lelah. Kalau kamu mulai merasa AC tidak sedingin biasanya, itu tanda perlu dicek.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
#perjalanan mudik #servis mobil #oli mesin