RIAUPOS.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengingatkan beberapa langkah untuk memastikan keawetan daging kurban saat disimpan.
Menyimpan daging kurban tidak boleh dilakukan sembarangan, BPOM RI menekankan bahwa penanganan daging kurban harus memperhatikan aspek keamanan pangan sejak awal, mulai dari pembersihan hingga proses penyimpanan dan pembekuan agar aman untuk dikonsumsi.
Berikut langkah-langkah penyimpanan daging kurban yang disarankan BPOM RI :
Baca Juga: Meningkat dari Tahun Lalu, Hewan Kurban di Inhu Capai 3.142 Ekor
- Sebelum disimpan, daging jangan dicuci
BPOM RI mengimbau masyarakat untuk tidak mencuci daging mentah menggunakan air sebelum disimpan.
Sebagai gantinya, kotoran yang menempel seperti kerikil, tanah, potongan plastik, atau sisa darah sebaiknya dibersihkan menggunakan tisu atau lap bersih.
Baca Juga: Dugaan Keterlibatan Kader dalam Razia Narkoba di Pekanbaru, Ketua DPD PAN Pelalawan Buka Suara
- Simpan dalam wadah kedap udara yang bersih
Daging yang sudah dipotong kemudian disimpan dalam wadah bersih dan tertutup rapat.
Hal ini penting untuk menjaga kualitas daging agar tetap segar dan tidak terkontaminasi bau atau bakteri dari lingkungan sekitar.
Baca Juga: KAGAMA Riau Laksanakan Qurban 1447 H di Limbungan, Tebar Semangat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial
- Potong sesuai kebutuhan dan pakai alat terpisah
Setelah dibersihkan, daging sebaiknya dipotong sesuai kebutuhan agar lebih mudah disimpan dan diolah. BPOM RI juga menekankan pentingnya penggunaan peralatan berbeda untuk bahan mentah dan matang.
- Atur suhu penyimpanan
BPOM RI juga mengingatkan pentingnya pengaturan suhu penyimpanan agar daging tetap awet. Daging sebaiknya segera disimpan di chiller dengan suhu 1–4°C selama 4–5 jam sebelum dipindahkan ke freezer.
Baca Juga: Bandar Berhasil Kabur, Satnarkoba Polres Bengkalis Sita 10 Gram Sabu di Penebal
Jika akan dimasak, daging beku sebaiknya dilelehkan terlebih dahulu dengan memindahkannya dari freezer ke chiller (thawing) agar kualitas tetap terjaga.
Dengan langkah penyimpanan yang tepat, BPOM RI menegaskan daging kurban dapat tetap aman, segar, dan layak konsumsi tanpa meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.
Editor : M. Erizal