JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Penyanyi solo asal Korea, Rose kembali mencetak prestasi mengesankan di dunia digital. Salah satu lagu solo andalan anggota BLACKPINK, dari album Rosie yang berjudul "Toxic Till the End", resmi melampaui angka 100 juta penayangan di YouTube.
Pencapaian ini menandai tonggak penting dalam karier solonya dan memperkuat posisinya sebagai solois K-pop yang sukses secara global. Menariknya, pencapaian ini terjadi hanya berselang satu bulan setelah lagu Rose yang lain, "Number One Girl", juga berhasil menembus angka yang sama di platform video terbesar tersebut.
Melansir laman Allkpop, video musik "Toxic Till the End" sendiri berhasil mencapai angka 100 juta dalam waktu sekitar enam bulan dan 16 hari sejak dirilis, menunjukkan pertumbuhan popularitas yang konsisten dan dukungan luar biasa dari para penggemarnya.
Dengan ini, "Toxic Till the End" menjadi video musik solo ke-5 milik Rosé yang berhasil mencapai lebih dari 100 juta penayangan di YouTube.
Tak hanya itu, lagu ini juga menjadi lagu ketiga dari album Rosie yang mencetak prestasi serupa, membuktikan kekuatan dan daya tarik musikalitas Rose dalam skena musik internasional, bahkan di luar bayang-bayang grup BLACKPINK.
Secara tematis, "Toxic Till the End" mengangkat cerita yang cukup personal dan emosional. Lagu ini menggambarkan dinamika hubungan yang beracun, penuh frustrasi dan manipulasi, di mana kedua belah pihak sebenarnya menyadari ketidak-sehatan hubungan tersebut, namun tetap terjebak dan sulit melepaskan diri.
Lirik-lirik dalam lagu ini diyakini mencerminkan pengalaman pribadi Rosé sendiri dengan mantan kekasihnya, yang kemudian dituangkan dalam bentuk musik yang menyayat hati dan penuh makna.
Menariknya, judul awal lagu ini sebenarnya adalah "The Ex", namun kemudian diubah menjadi "Toxic Till the End" untuk lebih menekankan sifat racun dalam hubungan tersebut yang terus berlanjut bahkan hingga akhir.
Perubahan judul ini dianggap memberikan nuansa yang lebih kuat dan emosional terhadap keseluruhan narasi lagu. Album Rosie sendiri sejak awal perilisannya telah mencuri perhatian karena menawarkan sisi musikal Rose yang lebih jujur dan personal.
Dengan pencapaian demi pencapaian yang diraih, Rose semakin menunjukkan kemampuannya sebagai seniman solo yang tidak hanya kuat secara vokal, namun juga memiliki kedalaman dalam penulisan lagu dan interpretasi emosional.
Para penggemar, baik dari kalangan BLINK maupun penikmat musik secara umum, terus memberikan dukungan luar biasa terhadap karya-karya Rose.
Pencapaian "Toxic Till the End" ini menjadi bukti bahwa karier solo Rose memiliki tempat yang kuat di industri musik global dan akan terus bersinar di masa mendatang.***
Editor : Edwar Yaman