Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dwi Angga Saputra, Terus Berprestasi di Bidang Karya Tulis Ilmiah

Siti Azura • Minggu, 24 Mei 2026 | 13:17 WIB
Dwi Angga Saputra.
Dwi Angga Saputra.

 
Semangat untuk berkembang terkadang hadir dari proses yang tidak pernah kita bayangkan. Hal itulah yang dirasakan oleh  Dwi Angga Saputra atau akrab disapa Angga. Ia merupakan seorang mahasiswa Universitas Riau yang kini aktif berprestasi di bidang karya tulis ilmiah dan organisasi kampus. Berawal dari sosok yang mengaku tidak terlalu aktif semasa SMA, kini ia justru dikenal sebagai mahasiswa yang aktif mengikuti perlombaan, organisasi, hingga memimpin organisasi tingkat universitas.

Saat duduk di bangku SMA, dirinya hanya menjadi anggota biasa di organisasi sekolah. Namun ketika memasuki dunia perkuliahan, ia mulai tertarik bergabung dengan organisasi kampus seperti BKIM FEB Universitas Riau dan Himpunan Jurusan. Dari situlah perjalanan pengembangan dirinya dimulai.

Menurutnya, organisasi menjadi tempat belajar yang sangat berharga untuk meningkatkan kemampuan soft skill, mulai dari public speaking, problem solving, critical thinking, hingga kemampuan komunikasi. Tidak hanya itu, organisasi juga membawanya mengenal dunia karya tulis ilmiah yang akhirnya menjadi bidang yang paling ia sukai.

“Melalui organisasi saya belajar banyak hal, terutama meningkatkan kemampuan berbicara, berpikir kritis, dan menyelesaikan masalah. Dari organisasi juga saya mulai belajar menulis karya tulis ilmiah hingga akhirnya merasa memiliki kemampuan di bidang tersebut,” ujarnya.

Di tengah berbagai aktivitas organisasi dan perlombaan, manajemen waktu menjadi tantangan terbesar yang harus dihadapi. Ia mengaku selalu menerapkan prinsip skala prioritas agar seluruh kegiatan dapat berjalan seimbang. Ketika ada jadwal yang bertabrakan, ia akan menentukan mana yang paling penting untuk diselesaikan terlebih dahulu.

Selain itu, dirinya juga memiliki kebiasaan membuat “to do list” setiap hari agar seluruh pekerjaan dapat tersusun dengan rapi dan tidak mengganggu waktu istirahat. Baginya, kemampuan mengatur waktu menjadi kunci utama agar tetap produktif tanpa mengalami kelelahan berlebihan.

Dalam dunia perlombaan, dirinya memegang prinsip bahwa hidup adalah sebuah marathon, bukan perlombaan cepat untuk mencapai garis akhir terlebih dahulu. Menurutnya, keberhasilan hadir dari konsistensi untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah ketika mengalami kegagalan.

Baginya, kegagalan merupakan bagian dari proses evaluasi untuk berkembang menjadi lebih baik. Kehadiran mentor di organisasi juga menjadi salah satu faktor penting yang membantunya terus belajar dan meningkatkan kemampuan diri.

Menurutnya, organisasi yang baik adalah organisasi yang mampu mewadahi dan meningkatkan kemampuan mahasiswa, khususnya dalam bidang ilmiah. Dukungan berupa kelas ilmiah, mentor, dan fasilitas pengembangan diri sangat penting untuk mendorong mahasiswa meraih prestasi.

Ia memberikan pesan kepada mahasiswa lain agar tidak takut mencoba hal baru. Menurutnya, pengalaman adalah guru terbaik yang akan membentuk kemampuan dan pola pikir seseorang.

“Jangan takut mencoba karena apa yang kita lakukan adalah proses belajar. Ketika dijalani, ternyata semuanya tidak sesulit yang dibayangkan. Mulailah melangkah, belajar, dan terus berkembang,” pesannya.

Ia juga menegaskan bahwa latar belakang ekonomi bukanlah penghalang untuk berkembang dan meraih prestasi. Baginya, yang terpenting adalah kemauan untuk berubah, belajar, dan memberikan inspirasi bagi orang lain di mana pun berada.(azr)

Editor : Arif Oktafian
#Dwi Angga Saputra #KARYA TULIS ILMIAH #zetizen #prestasi