Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Aksi Nekat Belum Terungkap, Polisi Serahkan 4 Jenazah Bunuh Diri di Penjaringan pada Keluarga

Redaksi • Kamis, 14 Maret 2024 | 03:50 WIB
Kepolisian memasang garis polisi di lokasi satu keluarga tewas usai melompat bunuh diri dari roof top Apartemen Teluk Intan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu (9/3).
Kepolisian memasang garis polisi di lokasi satu keluarga tewas usai melompat bunuh diri dari roof top Apartemen Teluk Intan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu (9/3).



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Polisi telah menyerahkan empat jenazah korban bunuh diri di Apartemen Teluk Intan Topas Tower Penjaringan kepada keluarga.

Petugas kepolisian juga sudah selesai melakukan pemeriksaan terhadap keempat jenazah tersebut untuk kebutuhan penyidikan.

"Jenazah korban sudah dikebumikan. Usai dilakukan pemeriksaan di RSCM, keempat jenazah sudah dikembalikan kepada keluarga," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Rabu (13/3).

Baca Juga: Sujiwo Tejo Ungkap Ada Rasakan Keanehan di Lokasi Syuting Para Pencari Tuhan, Seperti Apa?

Sebelumnya, polisi kembali memeriksa ulang lokasi kejadian dengan melakukan olah TKP bunuh diri satu keluarga di Apartemen Teluk Intan Tomas Tower Penjaringan Jakarta Utara.

"Kami lakukan olah tempat kejadian ulang dan membaca lebih detail lagi, temuan untuk dikaitkan dengan peristiwa yang sudah terjadi," imbuh Kombes Pol Gidion.

Pihaknya juga melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap insiden bunuh diri satu keluarga tersebut.

Baca Juga: Pembunuh Mahasiswa UI Naufal Zidan, Dituntut Hukuman Mati

"Kami butuh pemeriksaan DNA, autopsi psikologi dan digital forensik serta hal lainnya," ujarnya.

Ia juga menegaskan pihaknya baru bisa menyimpulkan penyebab terjadinya bunuh diri tersebut jika seluruh bukti dan fakta sudah lengkap secara komprehensif.

"Kuncinya adalah hasil pemeriksaan forensik DNA, autopsi psikologi sehingga mendapatkan keterangan yang lebih detail lagi," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Penjaringan, Kompol Agus Ady Wijaya mengatakan keempat korban bunuh diri itu sudah mempersiapkan diri untuk melakukan aksi tersebut.

Baca Juga: Kasus Sekeluarga Bunuh Diri di Penjaringan Menurut Psikolog Forensik Diduga Ada Unsur Pembunuhan

"Persiapan itu terlihat dari gerak gerik mereka di CCTV sebelum melakukan aksi bunuh diri," kata Kompol Agus.

Ia menambahkan keempat pelaku bunuh diri tersebut merupakan satu keluarga yang terdiri pria berinisial AE dan istrinya AIL serta dua anak mereka, yaitu satu lelaki berinisial JWA (13) dan perempuan JL (16).

Sumber: JawaPos.com

Editor : M. Erizal
#penjaringan #polisi #bunuh diri