TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Gerusan tanah akibat pasang surut air kembali memicu kerusakan infrastruktur. Kali ini, Jalan Penunjang Kampung Baru, Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang amblas setelah bagian bawahnya terkikis air pasang.
Peristiwa itu terjadi bukan secara tiba-tiba. Warga setempat mengaku telah lama melihat tanda-tanda kerusakan, mulai dari retakan hingga penurunan badan jalan.
Kondisi tersebut dipicu oleh arus pasang surut yang terus menggerus tanah penyangga. Proses ini berlangsung perlahan, namun berdampak besar terhadap kekuatan struktur jalan.
‘’Daerah kami ini sangat rawan longsor, setiap hari tanah semakin terkikis oleh arus pasang maupun surut,’’ ujar Burhan, warga setempat.
Baca Juga: Bahu Jalan Siak II Amblas Bahayakan Pengendara
Seiring waktu, tanah di bagian bawah semakin terkikis hingga tidak lagi mampu menopang beban di atasnya. Akibatnya, badan jalan amblas dan akhirnya terputus.
Di lokasi kejadian, terlihat bagian jalan yang runtuh tidak bisa lagi dilalui kendaraan. Material jalan bahkan sebagian ikut terbawa arus air.
‘’Sekarang akses kami putus, berharap secepatnya ditangani,’’ sambung Burhan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Inhil, R Arliansyah, Senin (13/4) menyebutkan pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan dan pendataan awal.
‘’Kami sudah melakukan assessment untuk mengetahui kondisi serta langkah penanganan yang akan dilakukan,’’ ujarnya.
Ia menjelaskan, penyebab utama kerusakan adalah gerusan air pasang surut yang terjadi secara terus-menerus sehingga melemahkan struktur tanah.
BPBD juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait guna percepatan penanganan. Langkah lanjutan akan ditentukan berdasarkan hasil kajian teknis di lapangan.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tidak melintasi ruas jalan tersebut demi menghindari risiko kecelakaan. Warga diminta menggunakan jalur alternatif yang tersedia.(ali/*2)
Editor : Arif Oktafian