TEMBILAHAN(RIAUPOS.CO) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Dalam satu hari, Sabtu (6/6/2026), tercatat tiga kejadian karhutla di Kecamatan Tembilahan, Batang Tuaka dan Pelangiran dengan total luas lahan terdampak sekitar 2,2 hektare.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Inhil bergerak cepat melakukan penanganan di dua lokasi, yakni di Jalan Tanjung Harapan, Lorong Tanjung Langkawi, Kecamatan Tembilahan dan Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka.
Kepala BPBD Inhil R Arliansah mengatakan, setiap laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti petugas di lapangan untuk mencegah api meluas.
Baca Juga: Sambut 432 Jemaah Haji Kampar Kloter 05 BTH, Ahmad Yuzar: Semoga Menjadi Haji Mabrur
"Begitu menerima informasi, petugas langsung bergerak melakukan pengecekan dan penanganan. Langkah cepat ini penting agar kebakaran tidak berkembang menjadi lebih besar," ujarnya.
Di Tembilahan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,2 hektare. Sementara di Desa Sungai Luar, Batang Tuaka, luas lahan terdampak sekitar 1 hektare.
Pada hari yang sama, karhutla juga terjadi di Desa Tagagiri Tama Jaya, Kecamatan Pelangiran. Penanganan dilakukan oleh unsur TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA) serta masyarakat setempat dengan luas lahan terdampak sekitar 1 hektare.
Baca Juga: Kini Menagih Utang Bisa Menggunakan AI sebagai Debt Collector Virtual Menghubungi Nasabah
Arliansah mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko memicu kebakaran yang lebih luas, terutama saat cuaca kering mulai melanda sejumlah wilayah di Inhil.
"Kami mengajak masyarakat segera melapor apabila menemukan titik api agar bisa ditangani secepatnya," tegasnya.(*2)
Editor : Edwar Yaman