Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Karhutla Kembali Muncul di Tempuling Inhil, Setengah Hektare Lahan Gambut Terbakar

M Ali Nurman • Senin, 8 Juni 2026 | 20:33 WIB
Petugas gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan karhutla di Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil, Senin (8/6/2026).(Istimewa)
Petugas gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan karhutla di Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil, Senin (8/6/2026).(Istimewa)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir. Kali ini, sekitar setengah hektare lahan gambut di Dusun Harapan RT 013 RW 005 Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling, terbakar.

Titik api pertama kali terdeteksi melalui Dashboard Lancang Kuning yang memantau kemunculan hot spot di wilayah Riau. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti tim gabungan yang terdiri dari Polsek Tempuling, Koramil 03/Tempuling, Pemerintah Desa Teluk Jira, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga setempat.

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora melalui Kapolsek Tempuling Iptu Delni Atma Saputra mengatakan, personel langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan keberadaan titik api sekaligus melakukan pemadaman.

 Baca Juga: Korban Tenggelam di Sungai Kampar Belum Ditemukan, Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Hari Kedua

"Setelah menerima informasi adanya hotspot, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pemadaman agar api tidak meluas," ujarnya.

Menurutnya, proses pemadaman cukup menantang karena lokasi kebakaran berada sekitar 60 kilometer dari Mapolsek Tempuling. Selain harus melewati kawasan hutan dan semak belukar, petugas juga menghadapi kendala minimnya jaringan komunikasi di lokasi.

"Hasil pengecekan menunjukkan area yang terbakar merupakan lahan gambut dataran rendah yang ditumbuhi semak belukar dengan luas sekitar 0,5 hektare," tambahnya.

 Baca Juga: Pemko Pekanbaru Tegas, Calo dan Siswa Titipan Terancam Sanksi Pidana

Setelah beberapa jam berjibaku di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan. Tim gabungan kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa di bawah permukaan gambut.

Saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Masyarakat juga diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu karhutla yang lebih luas.(*2)

 

 

Editor : Edwar Yaman
#Tempuling Inhil #lahan gambut terbakar #karhutla