RENGAT (RIAUPOS.CO) - Pegawai Permodalan Nasional Madani (PNM) Ukui Kabupaten Pelalawan, Ardi Yahya (34) ditemukan tewas mengapung di Sungai Indragiri, Selasa (19/5/2026) sekira pukul 12.30 WIB.
Korban tenggelam di Sungai Indragiri, Desa Pasir Sialang Jaya Kecamatan Lirik Kabupataen Indragiri Hulu (Inhu) pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB dan ditemukan lebih dari 10 kilometer dari lokasi kejadian yakni di Desa Alang Kepayang Kecamatan Rengat Barat.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhu, Mulyadi S.Sos ketika dikonfirmasi membenarkan tentang penemuan jasad pegawai PNM Ukui Kabupaten Pelalawan, Ardi Yahya.
Baca Juga: DPRD Kampar Tunggu SK Gubernur untuk Proses PAW Anggota Fraksi PAN Irwan Saputra
"Benar, sekira jam 12.30 WIB tadi, jasad korban tenggelam sudah berhasil ditemukan," ujar Mulyadi, Selasa (19/5/2026).
Dijelaskannya, korban ditemukan dalam kondisi sudah mulai menggembung dan mengapung hingga tersangkut di kayu bibir Sungai Indragiri Desa Alang Kepayang. Dimana, jasad korban dengan posisi tertelungkup ditemukan oleh warga daerah itu dan dilaporkan kepada petugas yang sedang melakukan pencarian.
Atas penemuan jasad korban, petugas langsung membawanya ke RSUD Indrasari Rengat untuk dilakukan visum. "Untuk mengetahui penyebab meninggalnya, jasad korban di visum di RSUD Indrasari Rengat," ungkapnya.
Baca Juga: Bantu Masyarakat, Sembako Murah Bisa Pesan via Online
Lebih jauh disampaikannya, kondisi Sungai Indragiri sejak beberapa hari terakhir, naik dan arusnya cukup deras. Namun pada Selasa (19/5/0256), debit air Sungai Indragiri surut 12 cm dari hari kemarin yang mencapai 5,30 cm menjadi 5,18 cm.
Dalam pada itu, Kanit Reskrim Polsek Lirik, Ipda Melki Faldo yang ikut bersama personelnya melakukan pencarian mengatakan bahwa, pihak keluarga korban sudah datang sejak Senin?18/5/2026) kemarin.
"Beberapa jam setelah tenggelam, istri korban sudah datang dari Ukui Kabupaten Pelalawan," ujar Melki Faldo.
Kemudian disusul oleh orangtua korban yang juga ikut datang dari Rohil.
"Karena korban bukan warga Kabupaten Inhu, sejumlah keluarganya sudah datang," tambahnya.
Untuk proses penyelidikan terhadap kejadian tersebut, masih terus dilakukan pihaknya. Dimana, dalam kejadian itu, apakah ada unsur kelalaian dan lainnya.
"Informasi dan perkembangan selengkapnya, nanti saya kabari," ucapnya.(kas)
Baca Juga: Sidak Pelayanan Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Agung Nugroho Ingin Warga Dilayani Cepat dan Nyaman
Editor : Edwar Yaman