AS dan Rusia Berdamai soal Jual Beli Solar, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

Redaksi • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 09:14 WIB
Harga minyak dunia langsung turun usai AS sepakati ekspor solar Rusia. (Sumber: Getty Images)
Harga minyak dunia langsung turun usai AS sepakati ekspor solar Rusia. (Sumber: Getty Images)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Keputusan mengejutkan terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia. Kedua negara adi daya itu menyatakan sepakat melakukan ekspor solar dari Rusia.

Kondisi ini kontan membuat harga minyak mentah dunia kompak turun pada perdagangan Senin (19/10) pagi. Melansir Investing, kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 1,59 poin atau 1,45 persen ke level USD 108,13 per barel atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga yang diperdagangkan Jumat (16/10) pagi sebesar USD 105,35 per barel. 

Melansir Bloomberg harga minyak turun dari level tertinggi dalam lima bulan terakhir ketika para pelaku pasar menimbang kembali eskalasi pertempuran di Timur Tengah dan indikasi bahwa pasokan dari kawasan tersebut masih bertahan mendekati level sebelum perang.

Baca Juga: Musda DPD AMPI Dumai Sukses, Muammar Khadafy Terpilih Aklamasi sebagai Ketua 

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 1,40 poin atau 1,41 persen ke level USD 97,63 per barel atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga yang diperdagangkan Jumat (16/10) pagi sebesar USD 97,28 per barel.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dirinya telah menyepakati kesepakatan ekspor solar dengan Rusia dan menunda penerapan sanksi tambahan demi mempertahankan perundingan damai dengan Ukraina. 

Sementara Kepala Analisis Geopolitik di Rystad Energy, Jorge Leon, mengatakan serangan yang semakin intensif terhadap infrastruktur energi dan kapal-kapal akan mengikis harapan pemulihan aliran minyak yang berkelanjutan.

Baca Juga: Dalam Empat Bulan 1.128 Balita di Meranti Terpapar Gejala ISPA

"Pasar semakin memperhitungkan kemungkinan gangguan yang berlangsung lebih lama, dengan risiko harga yang cenderung mengarah ke kenaikan," ujar Jorge.

Sedangkan anggota parlemen AS pada Jumat mengajukan rancangan undang-undang untuk memblokir kesepakatan ekspor solar dengan Rusia. Kondisi ini juga telah dikritik oleh sejumlah anggota Partai Republik. Moskow dan Kyiv juga saling melancarkan serangan balasan terhadap infrastruktur energi.

Di Timur Tengah, sebuah helikopter Arab Saudi jatuh di dekat perbatasan Yaman. Kelompok Houthi juga menyerang Yanbu, pusat ekspor penting, sementara badan operasi maritim Inggris melaporkan dua kapal tanker terkena serangan di Teluk Persia.

Baca Juga: Respons Cepat Aduan Warga, Polsek Cerenti Musnahkan Lima Rakit PETI

Meski demikian, pasokan energi tampaknya masih dapat keluar dari kawasan kaya energi tersebut. AS mengatakan pada akhir pekan pasukannya membantu mengawal pengiriman lebih dari 100 juta barel minyak melalui Selat Hormuz selama sepekan sebelumnya.

Pasar fisik masih menunjukkan ketatnya pasokan, sementara harga produk olahan seperti solar melonjak lebih tajam. Kondisi ini menambah tekanan inflasi dan membebani perekonomian global.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
AS Beli Minyak Rusia harga minyak turun harga minyak dunia