Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tekan Inflasi, Disdagkop UKM Kampar Gelar Operasi Pasar Cabai Merah Murah

Kamaruddin • Rabu, 8 Oktober 2025 | 21:15 WIB
Harga cabai di Pasar Bangkinang mencapai Rp110 ribu sampai Rp120 ribu per kg, Rabu (8/10/2025).
Harga cabai di Pasar Bangkinang mencapai Rp110 ribu sampai Rp120 ribu per kg, Rabu (8/10/2025).

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Guna menekan laju inflasi dan mengendalikan lonjakan harga cabai merah di Kabupaten Kampar, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop UKM) Kampar menggelar operasi pasar murah.

Kegiatan yang bekerja sama dengan BUMD Pangan Provinsi Riau ini telah dimulai sejak awal Oktober di Pasar Impres Bangkinang.

Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Kampar, Dendi Zulhairi mengatakan, \bahwa pihaknya telah melaksanakan operasi pasar cabai merah sejak awal Oktober, bekerja sama dengan BUMD Pangan Provinsi Riau.

“Kami sudah mulai melakukan intervensi pasar dalam bentuk operasi pasar, khususnya untuk komoditas cabai merah yang harganya sedang naik. Kegiatan pertama telah dilaksanakan Selasa (7 Oktober), dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu (9 Oktober),” ujar Dendi di Bangkinang.

Operasi pasar tersebut digelar di Pasar Impres Bangkinang, dimulai sejak pagi hingga sekitar pukul 09.00 WIB. Masyarakat terlihat cukup antusias, karena harga cabai yang dijual jauh lebih murah dibanding harga di pasaran.

“Di operasi pasar, cabai merah kami jual seharga Rp69.000 per kilogram. Pada kegiatan pertama kami menyediakan 200 kilogram, dan untuk pelaksanaan berikutnya ditargetkan bisa mencapai 300 kilogram,” jelasnya.

Selain menggandeng BUMD Pangan Provinsi Riau, Disdagkop UKM Kampar juga berkoordinasi dengan Dinas Pertanian setempat untuk mendorong pemanfaatan hasil pertanian lokal. Upaya ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas pasokan dan menekan harga di tingkat konsumen.

“Kami juga mendorong Dinas Pertanian agar hasil panen masyarakat bisa dioptimalkan, sehingga pasokan dari daerah sendiri dapat membantu menstabilkan harga,” tambah Dendi.

Ke depan, Disdagkop UKM Kampar berencana memperluas jangkauan operasi pasar ke sejumlah kecamatan lain apabila tren kenaikan harga cabai masih berlanjut.

“Untuk sementara, dua kegiatan ini sudah kami jadwalkan. Namun jika harga belum stabil, kami siap memperluas kegiatan operasi pasar ke wilayah lain,” tegasnya.

Sementara Ijon seorang pedagang di pasar Bangkinang menjelaskan, harga sejumlah komoditas bahan pokok mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir.

" Harga cabai merah dari Payakumbuh mencapai Rp110.000 hingga Rp120.000 per kilogram. Sementara cabai merah Batusangkar sedikit lebih rendah, yaitu Rp80.000 hingga Rp90.000 per kilogram," jelas Ijon.

Ijon menjelaskan, harga bawang merah asal Solok kini berkisar di angka Rp50.000 per kilogram, sedangkan bawang putih dijual antara Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram.

Untuk komoditas lain, harga telur berada di kisaran Rp50.000–Rp55.000 per papan, sementara minyak makan curah dijual sekitar Rp19.000 per kilogram.

Adapun berasSolok kini dipasarkan dengan harga sekitar Rp19.500 per kilogram.

Kenaikan harga ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa waktu ke depan, dipengaruhi oleh faktor cuaca, distribusi, dan pasokan dari daerah sentra produksi. (kom)

Editor : M. Erizal
#pasar murah #pasar inpres bangkinang #pemkab kampar #disdagkop ukm