Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Karhutla Landa Salo dan Bangkinang Kota, Total 4,31 Hektare Lahan Hangus

Kamaruddin • Sabtu, 8 November 2025 | 21:22 WIB
Tim Gabungan memadamkan kebakaran lahan di Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Sabtu (8/11/2025).
Tim Gabungan memadamkan kebakaran lahan di Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Sabtu (8/11/2025).

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di dua lokasi berbeda di Kabupaten Kampar pada Sabtu (8/11/2025). Total lahan yang hangus terbakar di Desa Salo Timur (Kecamatan Salo) dan Kelurahan Langgini (Kecamatan Bangkinang Kota) diperkirakan mencapai 4,31 hektare.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kampar, Adi Candra, menjelaskan kedua insiden tersebut ditangani oleh tim Satgas Gabungan.
Kebakaran pertama dilaporkan terjadi di Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, sekitar pukul 12.30 WIB. Api melahap lahan mineral gambut milik masyarakat yang ditumbuhi semak belukar.

"Luas lahan terdampak di Salo Timur diperkirakan mencapai lebih kurang 3.61 hektare," ujar Adi Candra.

 Baca Juga: Karhutla Landa Salo dan Bangkinang Kota, Total 4,31 Hektare Lahan Hangus

Jenis kebakaran teridentifikasi sebagai surface fire dan ground fire (api permukaan dan bawah permukaan tanah), sehingga membutuhkan penanganan ekstra.

Berselang beberapa jam, sekitar pukul 15.32 WIB, laporan kebakaran kedua masuk dari lokasi Sungai Sungsang, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota. Di lokasi kedua ini, api membakar lebih kurang 0.70 hektare lahan dengan kondisi serupa.

Adi Candra menjelaskan, Tim Satgas Gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Kampar, TNI, Polri (termasuk Kapolsek Bangkinang Kota dan Kapolsek Bangkinang Barat), serta dibantu masyarakat, langsung turun ke kedua lokasi. Tim segera melakukan penyekatan, pemadaman, dan pendinginan menggunakan berbagai peralatan seperti mesin pompa dan selang.

 Baca Juga: Tambah 5 Medali, Riau Naik ke Posisi 13 Klasemen Medali Popnas XVII 2025

"Kondisi terkini di kedua lokasi api sudah padam, namun masih berasap. Proses pendinginan terus dilakukan untuk memastikan api tidak timbul kembali," jelas Adi.

Kebakaran ini terjadi di tengah kondisi cuaca cerah berawan dengan suhu panas mencapai 31°C dan kelembapan rendah 51%. Penyebab kedua kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan.

Laporan BPBD juga mencatat kualitas udara (ISPU) di Kabupaten Kampar per pukul 19.00 WIB berada di angka 81 atau kategori 'Sedang' dengan parameter kritis PM 2.5.

 Baca Juga: Curi HP dan Mesin Air Tukang Bangunan, Warga Kecamatan Rambah Diciduk Polisi di Tandun

Selain itu, satelit NASA juga mendeteksi tiga titik panas (hot spot) lainnya dengan tingkat kepercayaan medium di wilayah Kecamatan Kampar Kiri pada hari yang sama.(kom)



Editor : Edwar Yaman
#bpbd kampar #kebakaran lahan #karhutla