BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Kinerja Polres Kampar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil positif. Berdasarkan rilis akhir tahun, angka tindak kriminalitas di Kabupaten Kampar tercatat menurun dibandingkan tahun 2024, sementara tingkat penyelesaian perkara justru mengalami peningkatan signifikan.
Rilis akhir tahun tersebut disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Kampar, Rabu (31/12/2025), dipimpin langsung Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S didampingi para pejabat utama.
Dalam paparannya, Kapolres menjelaskan bahwa pada tahun 2024 jumlah gangguan kamtibmas tercatat sebanyak 2.448 kejadian. Angka tersebut menurun menjadi 2.367 kejadian pada tahun 2025.
"Alhamdulillah, terjadi penurunan sebanyak 81 kasus sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya," ujar AKBP Boby.
Sementara itu, dari sisi penyelesaian perkara, Polres Kampar berhasil meningkatkan kinerjanya. Pada tahun 2024, jumlah kasus yang berhasil diselesaikan sebanyak 1.447 perkara, sedangkan pada tahun 2025 meningkat menjadi 1.788 perkara atau naik sebanyak 341 kasus.
Berdasarkan data yang dipaparkan, kasus narkoba masih menjadi tindak pidana terbanyak yang ditangani Polres Kampar, disusul kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencabulan, serta pembunuhan.
"Hal ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Polres Kampar dalam penanganan kasus, khususnya narkoba yang masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan ketertiban masyarakat," jelas Kapolres.
Di sektor lalu lintas, AKBP Boby juga mengungkapkan adanya penurunan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun 2024.
"Penurunan korban meninggal dunia ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Namun demikian, angka kecelakaan tetap harus ditekan melalui edukasi dan penegakan hukum yang berkelanjutan," ujarnya.
Selain itu, penindakan pelanggaran lalu lintas juga mengalami penurunan. Sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 8.682 pelanggaran, turun cukup tajam dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 11.494 pelanggaran.
"Penurunan ini merupakan hasil dari pendekatan preemtif dan preventif yang lebih dioptimalkan, disertai dengan edukasi langsung kepada masyarakat," tambah Kapolres.
Di bidang pemberantasan narkoba, Polres Kampar mencatat peningkatan pengungkapan kasus. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 438 tersangka narkoba berhasil diamankan, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 360 tersangka, lengkap dengan berbagai jenis barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang.
Kapolres menegaskan bahwa pemberantasan narkoba akan tetap menjadi prioritas utama Polres Kampar ke depan. "Dengan capaian ini, kami berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kampar terus membaik dan semakin kondusif," tutup AKBP Boby Putra Ramadhan S.
Editor : Rinaldi