
KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar memastikan kondisi bencana hidrometeorologi di wilayah Kampar hingga Senin (18/5/2026) sore masih aman dan terkendali.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah kecamatan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita mengatakan, berdasarkan laporan harian BPBD, tidak ada kejadian bencana yang dilaporkan terjadi di Kabupaten Kampar.
Baca Juga: UIR Masuki Tahap Final Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi
Namun, berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, beberapa wilayah di Kampar berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kecamatan Siak Hulu, Tapung, Tapung Hilir, dan Tapung Hulu.
“Untuk kondisi cuaca saat ini diperkirakan cerah berawan dengan suhu berkisar 27 hingga 28 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai 93 persen,” ujar Adi Candra.
BPBD juga mencatat kualitas udara di Kabupaten Kampar berada pada kategori sedang dengan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sebesar 97 berdasarkan parameter PM2,5. Data tersebut diperoleh dari hasil pemantauan AQMS/ISPU pada pukul 15.00 WIB.
Baca Juga: Suhardiman Amby Perintahkan Bangun Pos Damkar Cerenti, Respons Kebakaran Ditarget Lebih Cepat
Sementara itu, perkembangan kondisi PLTA Koto Panjang hingga pukul 15.00 WIB menunjukkan elevasi waduk berada di angka 82,45 mdpl. Adapun inflow dan outflow turbin tercatat masing-masing sebesar 328,10 meter kubik per detik.
BPBD Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di daerah yang rawan hujan lebat dan angin kencang.(kom)
Editor : Edwar Yaman