BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Kabar gembira bagi keluarga jamaah haji Kabupaten Kampar. Setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, jamaah haji Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kloter 05 Debarkasi Batam dijadwalkan mulai kembali ke Indonesia pada Sabtu (6/6/2026).
Panitia pun telah menyiapkan berbagai kebutuhan pemulangan dan penyambutan jamaah di Batam, Pekanbaru, dan Bangkinang. Pelaksana Harian Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar, Taufiq Efendi mengatakan, seluruh persiapan kepulangan jamaah telah dimatangkan. Tujuannya agar proses pemulangan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga jamaah kembali berkumpul bersama keluarga.
"Insya Allah jamaah haji Kampar Kloter 05 Debarkasi Batam akan mulai meninggalkan Arab Saudi pada Sabtu, 6 Juni 2026. Saat ini seluruh pihak terkait terus melakukan koordinasi agar proses kepulangan berjalan sukses hingga jamaah kembali ke daerah masing-masing," ujar Taufiq, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga: Muhammad Amin Kiran, Jemaah Haji Kampar Wafat di Pemondokan
Berdasarkan jadwal resmi, rombongan jamaah akan diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada Sabtu (6/6/2026) pukul 07.55 Waktu Arab Saudi menggunakan pesawat Saudi Arabia Airlines nomor penerbangan SV 5272.
Jamaah diperkirakan tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada pukul 21.20 WIB. Setelah tiba di Batam, seluruh jamaah akan diinapkan selama satu malam di Asrama Haji Batam untuk menjalani proses debarkasi sebelum melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Riau.
Selanjutnya, pada Ahad (7/6/2026), jamaah akan diterbangkan ke Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dalam tiga gelombang penerbangan. Gelombang pertama dijadwalkan berangkat pukul 07.50 WIB, gelombang kedua pukul 11.40 WIB, dan gelombang ketiga pukul 15.50 WIB.
Baca Juga: Jamaah Haji Rohil Dijadwalkan Kembali ke Tanah Air, Tiba di Batam 7 dan 8 Juni
Taufiq menjelaskan, panitia penyelenggara telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari, mulai dari rapat koordinasi hingga pengaturan teknis di lapangan. Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan jamaah dapat terlayani dengan baik, terutama bagi jamaah lanjut usia yang memerlukan perhatian khusus selama proses pemulangan.
Menurutnya, panitia telah dibagi menjadi tiga tim yang bertugas di Batam, Pekanbaru, dan Bangkinang. Masing-masing tim memiliki tanggung jawab untuk memastikan jamaah mendapatkan pelayanan maksimal sejak tiba di Indonesia hingga kembali ke daerah asal.
"Panitia telah dibagi menjadi tiga titik utama, yaitu di Batam, Pekanbaru, dan Bangkinang. Masing-masing tim memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas untuk memastikan jamaah mendapatkan pelayanan terbaik sejak turun dari pesawat hingga kembali ke daerah asal," jelasnya.
Baca Juga: Disdikpora Kampar Umumkan Jadwal Kenaikan Kelas, Remedial dan Pembagian Rapor
Ia juga mengimbau keluarga jamaah agar mengikuti informasi resmi dari panitia dan menjaga ketertiban saat proses penjemputan berlangsung.
Kepulangan Kloter 05 menjadi momen yang sangat dinantikan oleh keluarga jamaah di Kabupaten Kampar. Setelah lebih dari satu bulan menjalankan ibadah di Tanah Suci, para jamaah diharapkan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta membawa predikat haji mabrur.
Di tengah suasana syukur menyambut kepulangan jamaah, momen ini juga menjadi refleksi bagi masyarakat Kampar setelah sejumlah jamaah haji asal daerah tersebut wafat di Tanah Suci.
Baca Juga: Ada 207 Titik Panas di Pulau Sumatera, Riau Jadi yang Terbanyak dengan 67 Hotspot
Karena itu, penyambutan jamaah yang kembali ke tanah air diharapkan menjadi wujud rasa syukur sekaligus penghormatan atas perjuangan para tamu Allah dalam menunaikan rukun Islam kelima.
"Kita berharap seluruh rangkaian pemulangan jamaah haji Kampar berjalan lancar, aman, dan sukses. Semoga seluruh jamaah tiba di kampung halaman dalam kondisi sehat dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta," tutup Taufiq.