Kasus ISPA di Kampar Tembus 2.760 Kasus hingga Akhir September

Kamaruddin • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 21:20 WIB
Kadis Kesehatan Kampar Zulhendra Das
Kadis Kesehatan Kampar Zulhendra Das'at. (Istimewa)

 

KAMPAR (RIAUPOS CO) — Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar mencatat sebanyak 2.760 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sepanjang 1 hingga 29 September 2026. Data tersebut merupakan bagian dari pemantauan kesehatan masyarakat dalam laporan Karhutla Kabupaten Kampar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Zulhendra Das'at melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Elfian menjelaskan, bahwa berdasarkan rekapitulasi laporan dari sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, tercatat 1.336 kasus ISPA pada laki-laki dan 1.424 kasus pada perempuan selama periode tersebut.

“Data ini merupakan hasil pemantauan kasus ISPA yang dilaporkan oleh puskesmas di Kabupaten Kampar,” jelas Elfian, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga: Kajari Dumai dan Asintel Kejati Riau Resmi Dilantik

Jika dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya, jumlah kasus ISPA pada September masih berada di bawah angka Agustus yang mencapai 4.184 kasus. Pada Juli tercatat 3.402 kasus, sedangkan Juni sebanyak 3.738 kasus.

Dengan demikian, selama periode Juni hingga 29 September 2026, laporan Dinas Kesehatan Kampar mencatat total 14.084 kasus ISPA.

Elfian mengatakan, pemantauan kasus ISPA menjadi salah satu bagian penting dalam kewaspadaan kesehatan masyarakat, khususnya ketika terjadi kondisi lingkungan yang dapat memengaruhi kualitas udara.

Baca Juga: BPKP Riau Sebut Negara Rugi Hingga Rp26,6 Miliar Bila HGB STC Diperpanjang

Dinas Kesehatan Kampar terus melakukan pemantauan laporan dari puskesmas sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pengendalian penyakit yang berhubungan dengan gangguan saluran pernapasan.

Masyarakat juga diimbau memperhatikan kondisi kesehatan, terutama ketika kualitas udara menurun. Warga yang mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan. (kom)

Editor : M. Erizal
ispa di kampar dinas kesehatan kampar infeksi saluran pernafasan akut