Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Beredar Video Sarden Bantuan Pemda Meranti Mengandung Belatung

Eko Faizin • Kamis, 28 Mei 2020 | 19:05 WIB
Tangkapan layar isi sarden yang diduga mengandung belatung dari video yang beredar di aplikasi percakapan.
Tangkapan layar isi sarden yang diduga mengandung belatung dari video yang beredar di aplikasi percakapan.

MERANTI (RIAUPOS.CO) -- Penerima bantuan sosial berupa paket Sembako di Kepulauan Meranti dihebohkan dengan tersebarnya video singkat sarden kalengan yang mengandung belatung.

Video berdurasi 13 detik tersebut masuk melalui pesan berantai melalui aplikasi pesan elektronik ponsel pintar sejumlah warga. Setelah ditelusuri ternyata video tersebut berasal dari beberapa paketan Bansos Pemda Meranti yang tersebar di Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Timur.

Sarden kalengan Makarel Saus Tomat itu bermerk POH SUNG merupakan produk luar negeri yang dikemas oleh PT Sumber Karya Sejati, Kota Batam, Kepulauan Riau dengan nomor izin edar ML 543929001006. 

Kepala Desa Lukun, Lukman kepada Riau Pos, Kamis (28/5/2020) membenarkan. Kata dia, temuan belatung di dalam sarden itu merupakan bantuan dari Pemkab Kepulauan Meranti dengan sejumlah barang lain seperti beras, dan gula. 

Walupun demikian, laporan temuan sarden mengandung belatung tersebut tidak dikeluhkan oleh semua penerima, namun hanya beberapa orang saja.

"Iya cuman dua orang penerima aja yang melaporkan temua tersebut. Iya ber-cacing. Jumlah penerima Bansos yang dari Pemda 34 kepala keluarga," ujarnya. 

Walupun demikian ia menduga kejadian tersebut karena kemasan sarden yng rusak atau bocor. " mungkin bocor kalengnya. Sehingga gak steril," ujarnya. 
 
Menyikapi itu ia mengaku telah melaporkan temuan tersebut ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3KB) Kepulauan Meranti sebagai leading sektor. 

Menanggapi laporannya itu, ia mengaku jika Dinsos P3KB telah mengganti seluruh sarden terkait dengan merk yang baru. 

"Sudah diganti. Tadi sampai 34 kaleng dengan merk yang baru," ungkapnya. 

Kepala Dinsos P3KB Kepulauan Meranti Agusyanto tidak menyangkal terhadap keluhan temuan bansos yang mereka salurkan mengandung belatung. Namun ia berasumsi jika hanya terjadi beberapa kaleng saja karena kemasan yang bocor. 

Terkait Makarel Saus Tomat itu bermerk POH SUNG yang disinyalir tidak memiliki izin edar, Agus mengakui pihaknya lalai, namun produk sudah diganti yang baru.

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)
Editor: Eko Faizin

Editor : RP Eko Faizin
#sarden belatung #bantuan pemda