SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - BUPATI Kabupaten Kepulauan Meranti H Asmar meradang karena salah satu tempat biliar tetap buka selama bulan suci Ramadan. Padahal dirinya sudah mengeluarkan surat edaran tentang operasional usaha selama bulan suci Ramadan.
Salah satu usaha yang dimaksud berada di Jalan Imam Bonjol, Selatpanjang. Tempat itu masih beroperasi meskipun telah didatangi bahkan ditegur oleh jajaran Satpol PP Kepulauan Meranti, Rabu (5/3) malam.
Kepada Riau Pos, Bupati mengaku telah memerintahkan jajaran perangkat daerah terkait untuk melibatkan aparat kepolisian dalam melakukan penindakan.
‘’Tidak ada toleransi. Rata-rata begitu semua. Edaran itu sudah jelas. Ini soal etika dalam menjaga kenyamanan warga yang sedang beribadah. Kita tidak melarang, hari biasa buka saja. Kita minta sebulan ini saja. Saya sudah minta petugas kita untuk dapat melibatkan aparat kepolisian, minimal koordinasi,’’ ujarnya, Kamis (6/3).
Asmar mengaku tidak mau menanggapi alasan dari pengusaha bahwa mereka beroperasi demi kepentingan cabor dalam menjaring atlet biliar.
‘’Mana ada kabarnya buka untuk umum dan penuh. Jika memang benar untuk atlet maka buka khusus atlet saja, jangan buka untuk umum. Kenyataan yang saya dengar ini buka untuk umum,’’ beber Asmar.
Sebelumnya, Satpol PP Kepulauan Meranti dipimpin Kabid Operasi dan Perda Satpol PP Kepulauan Meranti Ardath mendatangi tempat biliar tersebut dan disambut Ketua KONI Kepulauan Meranti, Sudarto dan Sekretaris POBSI, Alfan Idris, Rabu (5/3) malam.
Ardath saat diwawancarai mengatakan, saat di lokasi dirinya bertemu dengan Sudarto dan Alfan. ‘’Mereka perwakilan pengusaha mengaku bahwa fasilitas usaha tersebut menjadi sarana cabor untuk seleksi atlet biliar daerah yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau tahun 2026. Perlu kami sampaikan kepada Ketua KONI karena surat bupati itu ada salah satunya tempat biliar. Kami mengimbau agar mereka dapat melaporkan kegiatan ini ke bupati bahwa tempat ini bukan tempat hiburan judi tapi tempat anak-anak seleksi,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris POBSI Kepulauan Meranti, Alfan Idris mengaku tetap menghormati edaran dari Bupati Kepulauan Meranti. Hanya saja, dikatakannya, pihaknya saat ini tengah melakukan penjaringan atlet biliar dari daerah untuk Porprov Riau.
‘’Maka kita bekerja sama dengan rumah biliar yang juga merupakan Sekretariat POBSI langsung di sini,’’ ungkapnya.
Ia mengatakan, selama Ramadan tempat biliar tersebut tutup dua hari awal Ramadan, kemudian selanjutnya jam operasional bukan dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, kemudian buka kembali selepas salat tarawih hingga menjelang sahur.(hen)
Editor : Arif Oktafian