Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Beras Premium Kembali Beredar, Bupati Meranti dan Bulog Tinjau Pasar hingga Uji Coba SPHP

Wira Saputra • Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:05 WIB
Asmar didampingi langsung oleh Pinca Perum Bolog Bengkalis Zairi Yuriadi dan sejumlah perwakilan OPD setempat, memantau persediaan beras di pasar, Senin (25/8/2025) siang.
Asmar didampingi langsung oleh Pinca Perum Bolog Bengkalis Zairi Yuriadi dan sejumlah perwakilan OPD setempat, memantau persediaan beras di pasar, Senin (25/8/2025) siang.

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) - Beras premium kembali beredar di Kepulauan Meranti pascalangka dalam beberapa pekan terakhir. Ketersediaan beras tersebut juga dipastikan secara langsung oleh Bupati Asmar.

Dalam kesempatan itu, Asmar turut didampingi langsung oleh Pinca Perum Bolog Bengkalis Zairi Yuriadi dalam berberapa hari terakhir (26-27/8/2025) yang rutin memantau situasi persediaan segala macam jenis beras di daerah setempat.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok beras di daerah tetap aman dan harga terjangkau bagi seluruh masyarakat Kepulauan Meranti. Seperti kemarin, sebelum turun ke pasar, rombongan memantau penyaluran beras SPHP melalui gerakan pangan murah yang berlangsung Jalan Dorak. Setelah itu mereka lanjut memantau persediaan beras di Family Market dan Bunda Market.

Dari pantauan sejumlah market yang berada di pusat kabupaten tersebut, persediaan beras premium mulai terpenuhi. Sejumlah merk telah tersedia, mulai dari Belida, Anak Daro, Ikan Salmon, Topi Koki, dan beberapa merk lainnya.

Untuk itu Asmar menekankan bahwa pasokan beras premium mulai tersedia. Dengan pasokan pertama sebanyak 20 ton dari Jambi, dan bakal kembali masuk sebanyak 50 ton.

“Sebetulnya bukan kelangkaan beras, tapi kelangkaan beras tertentu. Dan saat ini sudah kembali tersedia. Kemarin masuk 20 ton beras premium. Dan kabarnya hari ini 50 ton lagi," beber Asmar, kemarin (25/8/2025).

Ia menegaskan, pemerintah daerah melalui dinas terkait akan terus berkoordinasi agar tidak terjadi kelangkaan beras. Asmar juga mengimbau warga agar tidak khawatir, karena pasokan dinilai cukup.

Alhamdulillah, stok beras aman. Kami juga rutin menggelar pasar murah, seperti hari ini di Jalan Pramuka, agar masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau,” tambahnya.

Gelar Uji Coba Konsumsi SPHP

Tidak hanya sampai di situ, mereka juga menggelar pelaksanaan uji coba konsumsi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Perum Bulog. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati pada Selasa (26/8/2025).

Uji coba ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama Bulog untuk memastikan kualitas dan keterjangkauan harga beras SPHP bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, juga digelar kegiatan makan bersama yang melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, serta insan media. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat bisa merasakan langsung kualitas beras SPHP.

“Beras ini telah melalui proses pengawasan mutu dan distribusi yang ketat dari Bulog, serta dijual dengan harga yang lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas gizi dan keamanannya,” ujar Bupati Asmar.

Hingga saat ini, sebanyak 67,75 ton beras SPHP telah disalurkan ke masyarakat. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi borong dan tidak ragu mengonsumsi beras SPHP karena kualitas dan keamanannya telah terjamin.

Selain itu, Bupati Asmar mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah melaksanakan pasar murah sebanyak 3,5 ton beras dan menyalurkan total 98 ton beras ke sembilan kecamatan yang ada di Kepulauan Meranti.

“Hari ini kita uji coba beras SPHP, rasanya sudah terjamin. Isu yang beredar bahwa beras ini oplosan itu tidak benar, ini murni beras asli. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, stok beras masih aman dan terkendali,” tegasnya.

Terkait rencana pembangunan gudang beras di Kepulauan Meranti, Bupati menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Bulog agar proses pembangunan bisa segera dilakukan. Ia juga telah mengusulkan hibah lahan milik pemerintah daerah yang berada di sebelah Kantor PWI untuk digunakan sebagai lokasi pembangunan gudang beras dengan kapasitas 1.000 ton.

Sementara itu, Kepala Bulog Bengkalis, Zairi Yuriadi, menegaskan kelangkaan yang sempat terjadi hanya menyangkut merek tertentu, bukan keseluruhan pasokan.

Sejak muncul isu kelangkaan beras itu ia mengaku sudah menanggapi keadaan tersebut dengan mensuply beras SPHP senyak 100 ton. Dan 98 ton diantaranya rampung disalurkan melalui DKP dan Polres Kepulauan Meranti.

“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polres, untuk menggelar gerakan pangan murah di sejumlah titik. Harapannya, distribusi beras dapat berlangsung lancar, murah, dan cepat sehingga stabilitas harga dan pasokan tetap terjaga,” jelasnya.

Bahkan saat ini mereka bersama Disperindag setempat akan mensuply beras SPHP di sejumlah mini market. Sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat membelinya dengan mudah.

"Itu manti kita beraama Diaperindag akan memasok SPHP ke pasar tertentu sehingga mudah didapati dan masyarakat tidak perlu menantikan gerakan pangan dari pemerintah," ujarnya.

Dengan langkah ini, Pemkab Kepulauan Meranti memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh beras dengan harga wajar. Menyinggung rencana pembangunan gudang Bulog di Meranti, ia menyebut masih dalam tahap perencanaan. Ia juga memastikan bahwa stok beras di dua gudang Bulog di Bengkalis masih mencukupi dan dalam waktu dekat akan ada tambahan pasokan masuk.(wir)



Editor : Edwar Yaman
#bupati meranti #beras premium #asmar #Uji Coba SPHP #bulog