SELATPANJANG (RP) – PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Selatpanjang dan UP2K Riau menggenjot progres perluasan jaringan listrik ke wilayah pelosok di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Manager PLN ULP Selatpanjang, Dalie Pramoro, kepada Riau Pos menyampaikan bahwa saat ini terdapat sejumlah titik yang tengah dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan rampung secara bertahap dalam waktu dekat.
“Perluasan ini menjadi atensi mereka dalam menghadirkan listrik hingga ke desa-desa yang selama ini belum terjangkau secara optimal. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan lancar dan segera dinikmati masyarakat,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Baca Juga: Mutiara Faiza Lukman, Siswa MAN Insan Cendekia Siak Lolos 7 Kampus Ternama Luar Negeri
Adapun beberapa lokasi yang sedang dikebut pengerjaannya meliputi peluasan jaringan menuju Dusun Kridi, Desa Batin Suir, Kecamatan Tebing Tinggi Timur sepanjang 6,9 KMS (Kilo Meter Sirkuit).
Dusun Nerlang, Desa Sungaitohor Barat, Kecamatan Tebing Tinggi Timur sepanjang 7,15 KMS. Desa Kepau Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Timur sepanjang 23,95 KMS.
Dan yang pengerjaannya telah rampung untuk perluasan jarangan di Dusun Cempedak, Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat sepanjang 2,25 KMS.
"Total perluasan mencapai 40,25 KMS untuk mengakomodir kebutuhan listrik ratusan kepala keluarga. Yang paling banyak itu pengguna di Desa Kepau Baru," ujarnya.
Dalie menambahkan, proses pengerjaan di lapangan tidak terlepas dari berbagai tantangan, terutama kondisi geografis Kepulauan Meranti yang didominasi wilayah pesisir dan kepulauan serta akses transportasi yang terbatas. Namun demikian, pihaknya memastikan seluruh tim tetap bekerja maksimal demi percepatan realisasi program tersebut.
“Kami juga berharap dukungan dari masyarakat setempat agar proses pembangunan jaringan ini berjalan lancar tanpa hambatan berarti dengan estimasi rampung paling lambat Mei 2026 mendatang,” tambahnya.
Baca Juga: Panen Raya Jagung 2026, Kolaborasi Multi Pihak Wujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan
Selain untuk kebutuhan rumah tangga, kehadiran di wilayah-wilayah tersebut juga diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, seperti usaha kecil dan sektor perikanan, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.
"Tentunya akan memperluar rasio elektrifikasi hampir 100 persen. Artinya PLN akan terus melanjutkan program elektrifikasi hingga seluruh wilayah di Kepulauan Meranti dapat teraliri listrik secara merata, sejalan dengan target pemerintah dalam pemerataan pembangunan infrastruktur dasar di daerah," jelasnya.(wir)