Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Berikut Penjelasan Kadisperindag terkait Persediaan BBM di Kepulauan Meranti

Wira Saputra • Sabtu, 9 Mei 2026 | 21:19 WIB
Ilustrasi petugas SPBU mengisi BBM. (Dok Jawapos.com)
Ilustrasi petugas SPBU mengisi BBM. (Dok Jawapos.com)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) --Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Kepulauan Meranti dipastikan dalam kondisi aman. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kepulauan Meranti, Marwan, kepada Riaupos.co, Sabtu (9/5/2026).

Marwan menjelaskan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif dengan PT Pertamina guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar di seluruh wilayah.

"Untuk saat ini, kami rutin melakukan koordinasi dengan Pertamina. Mereka telah memastikan bahwa pasokan BBM di daerah kita berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti," ujar Marwan, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga: Antrean BBM di SPBU Pangkalankerinci Mulai Normal, Stok SPBU Mulai Aman

Berdasarkan data terbaru per 8 Mei 2026, total stok BBM di sejumlah Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) di wilayah Kepulauan Meranti tercatat cukup memadai. Stok Pertalite mencapai 392 kiloliter (KL), Solar sebanyak 221 KL, dan Dexlite 10 KL.

Distribusi BBM tersebut tersebar di beberapa titik, di antaranya wilayah Tebing Tinggi, Merbau, hingga Rangsang. Beberapa APMS seperti PT Meranti Sopia Jaya Mandiri, PT Mas Artha Sarana, dan PT Bumi Meranti Sejahtera masih memiliki cadangan stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, Marwan tetap mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan. "Kami minta masyarakat tetap bijak dalam menggunakan BBM dan tidak melakukan penimbunan. Stok kita aman dan akan terus dipasok secara berkala," tambahnya.

Baca Juga: Sisa Utang Rp68 Miliar, Pemkab Meranti Kejar Pelunasan Tunda Bayar

Pemerintah daerah, lanjut Marwan, akan terus melakukan pengawasan agar distribusi BBM tepat sasaran dan tidak terjadi kelangkaan di lapangan. Marwan juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar terkait kelangkaan BBM.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying akibat berita hoaks yang beredar. Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi," tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama Pertamina terus menjamin ketersediaan BBM tetap aman dan distribusi berjalan normal.  "Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru dapat mengganggu stabilitas pasokan di lapangan," ujarnya.

Editor : Rinaldi
#stok bbm #kondisi aman #kepulauan meranti