Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Mitos atau Fakta, Stres dapat Memicu Tumbuhnya Uban di Usia Muda?

Redaksi • Jumat, 29 Maret 2024 | 14:25 WIB

Stres dapat Memicu Tumbuhnya Uban di Usia Muda, Mitos atau Fakta?
Stres dapat Memicu Tumbuhnya Uban di Usia Muda, Mitos atau Fakta?
JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Rambut beruban sering dikaitkan dengan proses penuaan. Seiring bertambahnya usia, produksi melanin dalam tubuh menurun, sehingga rambut kehilangan warnanya dan menjadi putih.

Namun, banyak orang yang merasa rambutnya mulai beruban di usia yang lebih muda, dan salah satu faktor yang sering disalahkan adalah stres.

Benarkah stres dapat menyebabkan rambut beruban?

Dilansir dari nih.gov pada Jumat (29/03), beberapa penelitian menunjukkan bahwa stres memang dapat mempercepat proses pemutihan rambut.

Baca Juga: Mengelola Stres saat Berpuasa, Tips dan Strategi Efektif

Salah satu studi yang dilakukan di Harvard University menemukan bahwa stres kronis dapat menyebabkan kerusakan sel-sel melanosit, yang bertanggung jawab untuk memproduksi melanin. Kerusakan ini dapat menyebabkan rambut kehilangan warnanya dan menjadi putih.

Bagaimana stres dapat menyebabkan rambut beruban?

Saat seseorang mengalami stres, tubuh melepaskan hormon stres seperti kortisol. Kortisol dapat menyebabkan berbagai efek pada tubuh.

Baca Juga: Guru Besar Universitas Jambi Jadi Tersangka Kasus Ferienjob, Rektor Sebut Tidak Mewakili Kampus

Kortisol dapat memicu peradangan kronis dapat merusak sel-sel melanosit dan mengganggu produksi melanin. Hormon stres juga dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh, yang dapat memengaruhi produksi melanin.

Stres dapat menyebabkan kerusakan DNA pada sel-sel melanosit, yang dapat mempercepat proses penuaan dan pemutihan rambut.

Apakah stres satu-satunya faktor yang menyebabkan rambut beruban?

Baca Juga: Mobil Listrik VinFast BF e34 Resmi dijual di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

Selain stres, ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan rambut beruban. Faktor genetik memainkan peran penting dalam menentukan usia seseorang mulai beruban. Kekurangan vitamin B12, vitamin D dapat menyebabkan rambut beruban.

Beberapa penyakit tertentu, seperti vitiligo dan penyakit autoimun, dapat menyebabkan rambut beruban. Faktor perilaku seperti merokok dapat meningkatkan risiko rambut beruban.

Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah rambut beruban akibat stres?

Meskipun stres tidak dapat sepenuhnya dihindari, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi stres dan mencegah rambut beruban akibat stres.

Baca Juga: Resmi Rilis Mobil Listrik, Xiaomi SU7 Diklaim Bisa Menempuh 510 Kilometer Usai 15 Menit Pengisian Daya

Lakukan teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, atau pernapasan dalam untuk mengelola stress. Konsumsi makanan yang kaya akan vitamin B12, vitamin D, untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut.

Tidur yang cukup dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Bagi perokok, menghentikan aktivitas merokok dapat meningkatkan risiko rambut beruban.

Stres dapat mempercepat proses pemutihan rambut, tetapi bukan satu-satunya faktor yang menyebabkan rambut beruban.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi stres dan mencegah rambut beruban akibat stres, seperti mengelola stres, makan makanan yang sehat, tidur yang cukup, dan berhenti merokok.

Sumber: Jawapos.com

Editor : RP Rinaldi
#usia muda #uban #stres