JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Tahukah kamu, bahwa tubuh orang dewasa hanya boleh mengonsumsi garam kurang dari satu sendok teh dalam sehari?
Lantas, bagaimana jika tubuh orang dewasa mengonsumsi garam lebih dari satu sendok teh dalam sehari?
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), asupan garam yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif pada tubuh, dikutip Healthshots.
Selain itu, ada beberapa dampak lain yang cukup fatal apabila tubuh terlalu sering mengonsumsi garam secara berlebihan.
Masih dari sumber yang sama yakni Health Shots, setidaknya ada 6 dampak negatif akibat terlalu banyak konsumsi garam.
1. Tekanan darah tinggi
Mengonsumsi terlalu banyak garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung, stroke, dan masalah ginjal.
Garam menahan air dalam aliran darah, meningkatkan volume darah dan memberi tekanan lebih besar pada dinding pembuluh darah, kata sang ahli.
2. Pembengkakan
Asupan garam yang berlebihan dapat menyebabkan retensi cairan dalam tubuh sehingga menyebabkan pembengkakan atau edema, terutama pada tangan, kaki, pergelangan kaki, atau perut.
3. Sering haus
Mengonsumsi terlalu banyak garam bisa membuat kamu merasa haus berlebihan.
Hal ini karena garam menarik air keluar dari sel dan masuk ke aliran darah untuk mengencerkan kelebihan natrium sehingga memicu respons haus tubuh.
4. Masalah ginjal
Asupan garam yang berlebihan dapat membebani ginjal, yang berperan penting dalam menyaring kelebihan natrium dari darah.
Seiring waktu, hal ini dapat mengganggu fungsi ginjal dan meningkatkan risiko penyakit ginjal.
5. Jantung berdebar atau detak jantung tidak teratur
Asupan garam yang tinggi dapat mengganggu keseimbangan elektrolit seperti natrium dan kalium dalam tubuh.
Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan jantung berdebar atau detak jantung tidak teratur, terutama pada individu yang memiliki penyakit jantung bawaan.
6. Sering sakit kepala
Mengonsumsi terlalu banyak garam dapat menyebabkan dehidrasi dan perubahan aliran darah. Hal ini dapat memicu sakit kepala atau migrain pada beberapa orang.
Mulai sekarang, sebaiknya kurangi asupan garam dengan memperhatikan apa yang kamu makan.
Selain itu, mulailah memasak dengan bahan-bahan segar, gunakan bumbu dan rempah-rempah untuk menggantikan rasa asin dari garam yang berlebihan.
Sumber: JawaPos.com
Editor : M. Erizal