JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Merokok bisa membantu merasa rileks, mengurangi stres dan kecemasan itulah itulah anggapan para merokok. Namun itu merupakan kesenangan sementara, karena terdapat banyak zat-zat berbahaya dalam rokok yang bisa menimbulkan masalah kesehatan.
Oleh karena itu, dengan berhenti merokok, terdapat beberapa manfaat kesehatan yang bisa dirasakan dampaknya. Dijelaskan dalam laman Healthshots pada Ahad (21/7/2024), berikut manfaat kesehatan yang muncul setelah memutuskan berhenti merokok.
1. Bikin Panjang Umur
Merokok dapat menyempitkan pembuluh darah dan meningkatkan risiko terkena serangan jantung dan stroke. Oleh karena itu, berhenti merokok dapat mencegah masalah kesehatan tersebut.
Selain itu, merokok dapat mengurangi risiko fibrilasi atrium, kematian jantung mendadak, penyakit arteri perifer, dan kematian dini.Baca Juga: Pilbup Rohul 2024, Murnis Mansyur-Syamsurizal Tinggal Menunggu SK Pusat
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh University of Toronto, disebutkan bahwa berhenti merokok pada usia berapa pun dikaitkan dengan peningkatan harapan hidup.
2. Mengurangi Risiko Kerusakan Paru-Paru
Merokok sangat merusak paru-paru, yang menyebabkan kondisi seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), emfisema, dan bronkitis kronis. Berhenti merokok mengurangi risiko penyakit ini dan dapat menyebabkan peningkatan signifikan dalam fungsi paru-paru dari waktu ke waktu.
Dalam beberapa bulan setelah berhenti merokok, kapasitas paru-paru meningkat, sehingga aktivitas fisik seperti berjalan dan menaiki tangga menjadi lebih mudah. Selain itu, risiko terkena kanker paru-paru, yang secara signifikan lebih tinggi di antara para perokok, mulai menurun setelah berhenti merokok.
3. Mencegah Kanker
Selain kanker paru-paru, merokok juga dikaitkan dengan beberapa jenis kanker lainnya, seperti kanker mulut, tenggorokan, esofagus, kandung kemih, ginjal, dan pankreas.
Berhenti merokok secara signifikan mengurangi risiko terkena penyakit kanker tersebut, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of the American Cancer Society. Semakin lama seseorang tidak merokok, semakin rendah risiko terkena kanker.
4. Baik untuk Ibu Hamil
Merokok dapat menunda peluang kehamilan dan dapat menyebabkan masalah kesuburan, berdasarkan temuan sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Office on Smoking and Health.
Faktanya, merokok saat hamil dapat menyebabkan masalah serius, termasuk bayi lahir prematur, cacat lahir, atau meninggal karena sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). Dengan berhenti merokok pada perempuan sebelum dan selama kehamilan akan membantu mengurangi risiko kelahiran prematur dan berat badan bayi yang rendah.
5. Mengurangi Risiko Impotensi
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology menemukan bahwa pria yang merokok memiliki risiko disfungsi ereksi 41 persen lebih besar daripada pria yang tidak merokok.
Merokok juga dapat menyebabkan penurunan kualitas sperma. Dengan berhenti merokok, orang dapat meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh mereka, termasuk ke organ reproduksi.
6. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Berhenti merokok memulihkan fungsi kekebalan tubuh, membantu tubuh melawan penyakit dengan lebih efektif. Hal ini dapat memastikan pemulihan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Juga mengurangi risiko mengalami flu biasa dan infeksi pernapasan.
7. Meningkatkan Kesehatan Mulut
Merokok atau menggunakan tembakau merupakan faktor risiko utama untuk penyakit gusi, kehilangan gigi, dan kanker mulut. Dengan berhenti merokok, risiko terkena penyakit gusi menurun, napas membaik, serta kondisi mulut dan gigi secara keseluruhan membaik.
Bagi mereka yang telah terkena penyakit gusi, berhenti merokok dapat memperlambat perkembangannya dan meningkatkan efektivitas perawatan gigi.
8. Meningkatkan Kesehatan Kulit
Berhenti merokok juga bermanfaat bagi kulit. Karena merokok dapat mempercepat proses penuaan kulit, yang menyebabkan munculnya kerutan dini, kulit kering, kendur, dan warna kulit kusam.
Hal ini terjadi karena berkurangnya aliran darah dalam tubuh dan kurangnya elastisitas pada kulit.
9. Memperkuat Otot dan Tulang
Merokok tidak hanya memengaruhi paru-paru dan jantung, tetapi juga berdampak buruk pada otot dan tulang. Nikotin dan racun lain dalam asap rokok dapat melemahkan tulang dan meningkatkan risiko osteoporosis.
Selain itu, merokok dapat mengganggu fungsi otot. Dengan berhenti merokok, kita memberi otot dan tulang kesempatan untuk pulih dan menguat. Itulah beberapa manfaat kesehatan yang bisa kita rasakan setelah berhenti merokok. Selamat mencoba.***
Editor : RP Edwar Yaman