Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Di Balik Rasa Pahit Pare Tersimpan Manfaat Tak Terduga Bagi Kesehatan, Apa Saja?

Redaksi • Kamis, 6 November 2025 | 20:55 WIB
Di balik rasa pahitnya pare memiliki manfaat bagi tubuh, dari mulai menstabilkan gula darah, menjaga kolesterol tetap seimbang, hingga melindungi sel-sel tubuh
Di balik rasa pahitnya pare memiliki manfaat bagi tubuh, dari mulai menstabilkan gula darah, menjaga kolesterol tetap seimbang, hingga melindungi sel-sel tubuh

RIAUPOS.CO - Terkenal dengan rasa pahitnya sehingga jarang jadi favorit orang, ternyata pare memiliki manfaat tersembunyi yang jarang diketahui. Di balik rasa pahitnya, pare mengandung sejumlah vitamin yang bermanfaat bagi tubuh.

Pare yang memiliki berbagai sebutan seperti bitter melon, bitter gourd atau bitter cucumber merupakan buah dengan rasa sangat pahit.

Seperti dilansir dari FoodPrint, pare termasuk dalam keluarga Cucurbitaceae, yaitu keluarga labu-labuan yang juga mencakup jenis sayuran seperti labu dan mentimun.

Buah dengan nama ilmiah momordica charantia ini memiliki ciri khas pare terletak pada bentuknya yang memanjang seperti mentimun namun dengan permukaan bergelombang dan penuh tonjolan.

Buah dengan tampilan unik seperti berkerut ini banyak ditemukan di wilayah Asia, Asia Selatan, Afrika, dan Karibia, bahkan tumbuh di Kepulauan Hawaii.

Berikut beberapa manfaat pare bagi kesehatan di balik rasanya yang pahit:

1. Turunkan kolesterol dan baik untuk jantung

Di antara manfaat pare adalah membantu menurunkan kadar kolesterol sekaligus menjaga kesehatan jantung.

Dilansir dari Alodokter, kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Penelitian dalam Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine menunjukkan bahwa mengkonsumsi air rebusan pare tiga kali sehari selama 30 hari dapat menurunkan kadar kolesterol LDL.

Efek ini berasal dari kandungan serat, kalium, dan antioksidan yang terdapat dalam pare. Dengan kadar kolesterol yang terkontrol, pembuluh darah pun menjadi lebih sehat dan elastis.

2. Membantu jaga gula darah tetap stabil

Pare mengandung magnesium yang berperan penting dalam membantu kinerja insulin atau hormon yang mengatur kadar gula darah.

Mengutip dari Hello Sehat, dengan mengkonsumsi pare, asupan magnesium dalam tubuh dapat meningkat dan membantu insulin bekerja lebih optimal dalam menstabilkan kadar gula darah.

Selain itu, pare juga membantu mencegah penumpukan glukosa di dalam darah dengan cara memindahkannya ke hati, otot, dan jaringan lemak agar dapat digunakan sebagai sumber energi.

Healthline menambahkan bahwa pare diduga dapat meningkatkan cara tubuh memanfaatkan gula di jaringan dan merangsang sekresi insulin, sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap seimbang secara alami.

3. Antioksidan dan tingkatkan daya tahan tubuh

Pare juga kaya akan antioksidan, terutama vitamin C. Antioksidan sendiri berfungsi untuk melawan efek buruk radikal bebas yang dapat merusak sel dan mempercepat penuaan. Kandungan vitamin C dan vitamin A pada pare membantu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

4. Cegah berkembangnya sel kanker

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pare mengandung senyawa yang berpotensi melawan sel kanker.

Dilansir dari Healthline, studi laboratorium menemukan bahwa ekstrak pare mampu membunuh sel kanker pada lambung, usus besar, paru-paru, dan area nasofaring (bagian belakang hidung dan tenggorokan).

Hanya saja, perlu diingat bahwa penelitian ini dilakukan dalam kondisi laboratorium dengan konsentrasi ekstrak yang tinggi, sehingga masih diperlukan studi lanjutan untuk mengetahui efeknya pada manusia ketika dikonsumsi dalam jumlah normal.

Kandungan antioksidan dalam pare diyakini mampu menekan pertumbuhan dan penyebaran beberapa jenis sel kanker, seperti kanker lambung, usus besar, paru-paru, dan payudara.

Pare mengandung berbagai senyawa aktif seperti triterpenoid, flavonoid, dan asam fenolik yang bersifat antikanker dan berpotensi melindungi tubuh dari kerusakan sel serta pembentukan kanker.

Meskipun manfaatnya menjanjikan, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memastikan efektivitas pare sebagai agen antikanker alami.

5. Baik untuk diet dan membantu pencernaan lebih lancar

Pare termasuk sayuran rendah kalori namun kaya akan serat, sehingga baik untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mendukung program diet.

Kandungan serat di dalamnya membantu memperlancar gerakan usus saat mencerna makanan dan bahkan memiliki efek pencahar alami yang dapat meredakan sembelit.

Selain itu, pare juga mengandung senyawa antibakteri yang mampu melawan Helicobacter pylori (H. pylori), atau bakteri penyebab tukak lambung.

Tak hanya itu, kadar charantin yang tinggi dalam pare dapat meningkatkan penyerapan glukosa serta sintesis glikogen, membantu mengurangi penumpukan lemak tubuh.

Pare cocok dijadikan bagian dari pola makan penurunan berat badan karena rendah kalori dan tinggi serat. Seratnya dicerna secara lambat, membuat perut terasa kenyang lebih lama, menekan nafsu makan, dan mendukung pencernaan yang sehat.

Editor : M. Erizal
#manfaat pare #manfaat Pare untuk kesehatan #manfaat pare buat tubuh