Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Urai Kemacetan di Panam, Jalan Alternatif Diperlebar

P
Penulis: Prapti Dwi Lestari❯
Zulhelmi Arifin. (JPG)
Zulhelmi Arifin. (JPG)

Advertisement

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kemacetan panjang yang kerap terjadi di Jalan HR Soebrantas atau kawasan Panam membuat Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya mencarikan solusi. Salah satunya dengan melakukan pelebaran jalan-jalan alternatif yang ada di sekitar Jalan HR Soebrantas. 

Pelaksana Harian (Plh) Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Rabu (6/5) menyebutkan, salah satu upaya dan solusi konkret untuk mengatasi kemacetan di Jalan HR Soebrantas yang selama ini dikenal padat adalah dengan mela­kukan pelebaran jalan alternatif. Pemko, sebutnya sudah melakukan pelebaran Jalan Bangau Sakti yang nantinya akan terhubung hingga ke Jalan Naga Sakti sebagai jalur alternatif.

Advertisement

Rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Dalam proses realisasinya, Pemko Pekanbaru telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Radio Republik Indonesia (RRI) dan Universitas Riau (Unri).

”Upaya penguraian kemacetan ini dengan melebar jalan alternatif. Salah satu­nya di Jalan Bangau Sakti, kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Hal ini karena sebagian lahan yang akan digunakan berada di kawasan tersebut,” ujarnya.

Advertisement

Ditambahkan Zulhelmi Arifin lagi, pihak RRI telah menyetujui rencana pelebaran jalan di area lahan untuk menara pemancar di Jalan HR Soebrantas- Jalan Bangau Sakti itu. Pelebaran tersebut direncanakan mencapai sekitar delapan meter dengan panjang kurang lebih 900 meter.

Saat ini pihaknya terus melanjutkan koordinasi dengan pihak Unri hingga ke kawasan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pekanbaru.

”Proses hibah atau pengurangan lahan akan dikomunikasikan lebih lanjut dengan BPN. Hal ini guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan serta tidak merugikan aset Negara,” ujar Zulhelmi.

Pemko juga berkomitmen melakukan pengukuran secara detail terhadap lahan yang diperlukan. Agar, penggunaan lahan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelebaran jalan.

”Kami tidak ingin terjadi pengurangan lahan yang berlebihan. Oleh karena itu, pengukuran akan dilakukan secara cermat untuk memastikan kebutuhan riil di lapangan,” ucapnya 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Jaga Aset Tanah, Pemko Gali Parit Satu Kilometer 

Jaga Aset Tanah, Pemko Gali Parit Satu Kilometer 

Pemko Pekanbaru galih parit 1 km dan bersihkan lahan 8 hektare untuk tertibkan aset tanah dan bangunan liar.

LAMR Apresiasi Pembentukan Dinas Kebudayaan

LAMR Apresiasi Pembentukan Dinas Kebudayaan

LAMR apresiasi pembentukan Dinas Kebudayaan Pekanbaru, harap bergerak cepat pelihara budaya dan dukung visi kota maju dan berbudaya.

Perketat Pengawasan di Tempat Dilarang Parkir

Perketat Pengawasan di Tempat Dilarang Parkir

Dishub Pekanbaru perketat pengawasan larangan parkir di Jalan Sudirman depan STC, cegah kemacetan dan gangguan bus TMP.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer