(RIAUPOS.CO) — Salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh adalah menjaga kadar gula darah tetap stabil. Mengontrol gula darah tidak hanya bagi penderita diabetes, tapi juga penting dilakukan oleh siapa pun agar terhindar dari berbagai risiko penyakit metabolik di kemudian hari.
Salah satu cara paling efektif menjaga gula darah tetap terkendali adalah melalui pola makan sehat. Pemilihan jenis makanan yang tepat dapat membantu mencegah lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba sekaligus menjaga energi tubuh tetap stabil sepanjang hari.
1. Karbohidrat
Karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, namun jenisnya perlu diperhatikan. Karbohidrat kompleks dinilai lebih baik karena dicerna lebih lambat sehingga tidak memicu kenaikan gula darah secara drastis. Beberapa pilihan yang bisa dikonsumsi antara lain nasi merah, oatmeal, ubi, jagung, maupun roti gandum utuh.
2. Asupan Serat
Selain memilih karbohidrat yang tepat, memperbanyak asupan serat juga menjadi kebiasaan baik untuk membantu mengontrol gula darah. Serat bekerja memperlambat penyerapan gula dalam tubuh sekaligus membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Sayuran hijau, brokoli, wortel, alpukat, hingga kacang-kacangan bisa menjadi pilihan menu sehat sehari-hari. Sementara untuk buah, pilih jenis yang kadar gulanya relatif rendah seperti apel maupun pir dengan porsi yang sesuai.
3. Batasi Kosumsi Gula
Di sisi lain, konsumsi gula tambahan sebaiknya mulai dibatasi. Minuman manis, makanan olahan tinggi gula, soda, maupun camilan manis berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah dalam waktu cepat. Membiasakan membaca label kandungan gula pada produk makanan juga bisa menjadi langkah bijak sebelum membeli.
4. Pilih Protein Sehat
Asupan protein sehat juga berperan penting membantu menjaga gula darah tetap stabil. Ikan, telur, tahu, tempe, dada ayam tanpa kulit, hingga kacang-kacangan dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga mengurangi keinginan mengonsumsi makanan tinggi gula.
5. Makan Teratur
Pola makan teratur pun tidak kalah penting. Melewatkan jam makan justru bisa menyebabkan kadar gula darah tidak stabil. Ketika tubuh terlalu lama tidak mendapatkan asupan, seseorang berisiko makan berlebihan yang akhirnya memicu kenaikan gula darah.
6. Lemak Sehat
Selain itu, memilih lemak sehat juga dapat membantu mendukung metabolisme tubuh. Alpukat, ikan berlemak, almond, dan minyak zaitun menjadi beberapa contoh sumber lemak baik yang lebih disarankan dibanding makanan tinggi lemak jenuh maupun gorengan berlebihan.
7. Atur Porsi Makan
Mengatur porsi makan juga perlu diperhatikan. Salah satu pola yang dapat diterapkan adalah konsep isi piring sehat, yakni setengah piring diisi sayuran, seperempat protein, dan seperempat karbohidrat kompleks agar kebutuhan nutrisi tetap seimbang.
Tidak kalah penting, hindari kebiasaan makan besar menjelang tidur. Bila merasa lapar di malam hari, pilih camilan sehat seperti yoghurt tanpa gula atau buah dalam jumlah terbatas.
Dengan menerapkan pola makan sehat secara konsisten, kadar gula darah dapat lebih mudah dikendalikan sekaligus membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.***
Editor : Edwar Yaman