Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

[SALAH] Vape Merupakan Solusi Terbaik untuk Berhenti Merokok

Redaksi • Kamis, 4 Juli 2024 | 10:50 WIB
Photo
Photo

NARASI:

Dulu dicuekin sekarang dicariin itulah Vape. Sebenarnya kita tidak bisa melarang siapapun yang mau merokok, bahkan masih ada vapers yang merokok dimana akhirnya tercipta istilah “Vapers hybrid”

Tapiiiii, untuk mereka yang masih merokok pastinya tahu fungsi vape sebagai “Nic delivery System”. Tujuan Vaping adalah mengganti tanpa Tar. Vape 95% lebih aman dari rokok konvensional.

Jadi Bolo Noir yang tercinta dan kusayang sepenuh hati, ingat selalu bahwa vape bukan rokok. Vape adalah alat yang menjadi solusi terbaik untuk berhenti merokok. Kalau sekarang dengan ngevape kualitas hidup jadi lebih baik boleh dong ngerokoknya dikurangin :ok_hand:

Baca Juga: Video Pidato Presiden soal Ekspor Minyak Goreng Dinarasikan Akan Pecat Kapolri jika Kasus Vina Cirebon Tak Selesai adalah Hoaks

Be smart vapers, Bolo Noir.. :kissing_heart:
“Vape bukan rokok
Vape adalah solusi terbaik untuk berhenti merokok
Vape hanya alat,
Untuk berhenti merokok,
Diawali dengan niat
Bukan dengan gaya”

SUMBER: https://archive.md/fxQkq (arsip)

PENJELASAN:

Klaim bahwa rokok elektronik (vape) solusi untuk berhenti merokok, merupakan anggapan yang salah.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Susanto sebagaimana dikutip dari Kompas.id menyebutkan, rokok elektrik tidak memenuhi syarat seperti tidak menyebabkan risiko penyakit baru, penggunaan alat harus dihentikan seusai perilaku merokok berhenti, tidak ada supervisi dan pengamatan dosis, serta riset terkait rokok elektrik belum konsisten efektivitasnya sebagai alat bantu.

“Rokok elektrik masih menyalahi konsep berhenti merokok, seharusnya alat bantu itu tidak menimbulkan penyakit baru. Namun, berbagai riset menunjukkan rokok elektrik sama berbahayanya dengan rokok konvensional,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Kompas.id.

Penggunaan rokok elektrik berisiko mengakibatkan berbagai macam penyakit seperti asma, kanker paru, hingga infeksi yang lebih tinggi. Rokok elektrik mengandung karsinogen dan berbagai bahan toksik lainnya yang dapat merusak DNA dan kemampuan perbaikan sel manusia serta hewan.

 

FAKTA

Faktanya, penggunaan rokok elektronik (vape) justru berpotensi menjadi dual user (pengguna rokok konvensional dan rokok elektronik) dan ini meningkatkan risiko komplikasi penyakit.(jpg)

Editor : RP Arif Oktafian
#rokok elektronik #konten menyesatkan #hoax