Suara ke empat orang legislator perempuan ini pun signifikan, tidak kalah dari caleg-capeg lainnya. Mereka juga orang-orang baru yang akan mencoba memperjuangkan aspirasi konstituennya dan aspirasi kaum perempuan dari daerah pemilihannya.
Keempat orang "srikandi" yang berhasil lolos ke gedung DPRD Kuansing periode 2024-2029 masing-masing Berta Uli Sinurat Amd Kep dari Dapil Kuansing II (Benai, Logas Tanah Darat, Pangean) asal PDI Perjuangan. Dari enam kursi yang diperebutkan, PDI Perjuangan Kuansing meraih 7. 119 suara. Berta Uli Sinurat Amd Kep meraih 2.196 suara, mengungguli caleg PDI Perjuangan Kuansing lainnya di Dapil itu.
Selanjutnya, Ike Krisnawati dari Partai Demokrat, Dapil Kuansing II. Dari 2.820 suara perolehan suara partainya, Ike Krisnawati meraih 1.221 suara, unggul dari caleg lain di partainya. Di mana Ike Krisnawati berhak mewakili Partai Demokrat dari Dapil Kuansing II.
Dua "srikandi" lainnya adalah, dari Dapil Kuansing V (Singingi dan Singingi Hilir). Dari delapan kursi yang diperebutkan, dua berhasil direbut dia caleg perempuan. Masing-masing Desi Guswita dari PKB dan Nur Khasanah dari PKS.
Desi Guswita meraih 2.473 suara dari 4.962 suara PKB di Dapil Kuansing V. Sementara Nur Khasanah SPdi MSi meraih 2.386 suara dari 6.727 suara yang diraih PKS di Dapil ini.
"Saya sangat berterima kasih kepada pendukung-pendukung setia saya dan kepada tim-tim saya yang sudah berjibaku berjuang bersama saya. Tanpa mereka, saya bukanlah siapa-siapa," kata Desi Guswita menjawab Riaupos.co, Senin (4/3/2024).
Ditanya soal apa yang menjadi alasannya maju ke DPRD Kuansing dalam Pemilu 2024, Desi Guswita mengatakan, kalau dia ingin membuktikan bahwa putri asli Kenegerian Kari bisa menjadi dan penjemput aspirasi masyarakat di wilayah ekstran. "Artinya bahwa orang trans tidak sukuisme," paparnya lagi.
Selain itu, dirinya merasa ikut terpanggil untuk ikut memperjuangkan aspirasi masyarakat ekstran yang selama ini dilihatnya masih terabaikan.
Karena itu, dirinya berkomitmen ingin menjadi wakil yang bener-benar amanah dan memang berjuang seperti yang di harapkan masyarakat, agar itu juga tidak melukai hati para pendukung setia dirinya yang sudah berjibaku, berjuang bersamanya.
DI DPRD nanti, Desi Guswita siap berkolaborasi dengan anggota DPRD Kuansing perempuan lainnya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat terutama dari kalangan perempuan.
Begitu pula dengan Nur Khasanah caleg perempuan dari PKS. Dia memilih terjun ke politik untuk maju ke DPRD melihat banyak keluhan dari masyarakat terutama ibu-ibu tentang birokrasi yang ada terutama masalah penyaluran bantuan.. Banyak warga mengeluhkan kurangnya pemerataan pembangunan, karena daerahnya terletak di ujung Kabupaten Kuansing.
"Apalagi desa kami salah satu desa eks transmigrasi yang memang kurang diperhatikan oleh pemerintah setempat," tegasnya.
"Saya ingin memperjuangkan aspirasi ibu-ibu yang notabennya suaranya di nomor sekiankan. Saya ingin para ibu-ibu dan para pemuda mempunyai wadah untuk mengasah keterampilannya dan membuat sesuatu yang akhirnya mampu menjadikan peluang bagi mereka mendapatkan pemasukan lebih," tutur Nur Khasanah.
Editor : RP Rinaldi