TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Wilayah Kabupaten Kuansing menjadi salah satu daerah yang cukup tinggi dengan peredaran narkoba. Barang terlarang itu, bahkan kini merambah pada generasi muda Kuansing.
Kondisi itu, bisa dilihat dari tingginya pelaku kejahatan narkoba yang harus digelandang Polres Kuansing. Hampir setiap minggu, jajaran Polres menangkap pelaku pengedar dan pemakai narkoba.
Melihat kondisi itu, Pjs Bupati Kuansing drg Sri Sadono ikut turun memberikan penyuluhan pada anak-anak muda Kuansing.
Sri Sadono Mulyanto bersilaturahmi sekaligus memberikan penyuluhan (motivasi) tentang pentingnya hidup sehat tanpa narkoba, di SMAN 1 Sentajo Raya.
Baca Juga: Ujian SKD CPNS Kuansing Tuntas, Segini Jumlah Pelamar Tak Ikut Ujian dan Langsung Gugur
Pjs Bupati Kuansing menceritakan tentang pengalamannya saat menjadi direktur di RSJ Tampan.
"Beberapa penyebab orang mengalami gangguan jiwa itu adalah, frustasi dan narkoba. Jadi, saya mengingatkan kepada siswa-siswi untuk menjauhi narkoba dan menghindari pergaulan yang tidak sehat," ungkapnya, Kamis (14/11/2024) lalu.
Selanjutnya, ia menjelaskan motivasi ini jadi pengingat bagi seluruh masyarakat, bukan hanya siswa-siswi. Hidup sehat tanpa narkoba itu penting. Karena tidak ada dampak positif dari narkoba.
Baca Juga: Warga Diduga Penambang PETI Meninggal Tertimbun
"Narkoba itu mengandung zat adiktif yang dapat menyebabkan kecanduan dan halusinasi, sehingga penggunanya tidak bisa membedakan mana perbuatan yang benar. Saya berharap kepada kita semua untuk menjauhi narkoba. Generasi muda adalah penerus bangsa, jadi jangan rusak diri dengan hal-hal yang negatif," papar Pjs Bupati Kuansing Sri Sadono.
Siswa-siswi, terkhusus di SMAN 1 Sentajo Raya harus mengejar cita-cita dan menggapai mimpi hingga menjadi kenyataan.
"Saya dengar dari kepala sekolah, siswa-siswi di SMAN 1 Sentajo Raya ini sudah banyak meraih prestasi. Bahkan sekarang ada tig orang yang mendapatkan beasiswa dari Pemkab Kuansing untuk berkuliah di Bogor. Semoga kedepannya dapat ditingkatkan lagi. Jadi jangan minder kita dari desa tidak bisa meraih cita-cita," jelasnya.
Baca Juga: Viral! Mabuk Kecubung, 47 Orang Masuk RSJ dan Dua Tewas, Ini Faktanya
Dia juga sengaja membawa alumni lulusan IPDN dan salah seorang dokter internship di RSUD Teluk Kuantan sebagai jati diri orang Kuansing. Mereka adalah bukti nyata yang bisa menjadi contoh bagi adik-adik dalam menggapai cita-cita di Kuansing.
Editor : RP Eka Gusmadi Putra