TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Semua umat muslim di Kabupaten Kuansing, Ahad (30/3/2025) kemaren menyambut dan merayakan datangnya Idulfitri 1446 H tahun 2025. Begitu juga dengan masyarakat di Kenegerian Kari Kecamatan Kuantan Tengah.
Selain melaksanakan pawai takbiran, ada lampu colok yang menghiasi desa-desa di Kenegerian Kari. Lampu colok itu terbuat dari botol-botol minuman yang diisi minyak tanah.
Di pasang di sepanjang jalan desa. Di gerbang desa, mereka membuatnya seperti kubah masjid dan model lainnya. Sehingga menyemarakkan suasana malam menyambut Idul Fitri.
Keindahan lampu colok itu, juga mendapatkan penilaian dari Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kenegerian Kari Kecamatan Kuantan Tengah.
"Ini memang rutin digelar setiap tahun di Kenegerian Kari," ungkap Ketua PHBI Kenegerian Kari Kecamatan Kuantan Tengah, Bustamam pada Riaupos.co, Selasa (1/4/2025) di Telukkuantan.
Untuk lomba lampu colok, panitia menilai bentuk dan keindahannya yang dibuat di masing-masing desa. Sementara untuk pawai takbir, sama seperti lomba pawai takbiran Kabupaten Kuansing, panitia menilai kedisiplinan, jumlah peserta dan suara lantunan takbiran yang dikumandangkan.
Lomba pawai takbiran dan lampu colok, diikuti enam desa di Kenegerian Kari. Yakni, Koto Kari, Bandar Alai Kari, Pintu Gobang Kari, Pulau Godang Kari dan Desa Pulau Banjar Kari.
Hasil penilaian tim juri, untuk lomba pawai takbiran dimenangkan oleh Desa Koto Kari. Sementara lomba lampu colok, dimenangkan oleh Desa Pulau Godang Kari. Pemenang mendapatkan hadiah yang disiapkan panitia. Untuk lomba takbiran, hadiah disiapkan oleh pengacara muda asal Kenegerian Kari, Riski Poliang. Sedangkan lomba lampu colok, hadiah disiapkan oleh anggota DPR RI H Mafirion.
Menurut Bustamam, kegiatan ini selain dalam rangka menyemarakkan dan menyambut datangnya Hari Raya Idulfitri, juga sebagai wadah merajut silaturahmi antar desa se Kenegerian Kari serta menjaga kelestarian tradii masyarakat Kenegerian Kari dengan lomba pacu colok.
"Kalau lampu colok ini, hanya ada di Kari. Karena itu, kami berharap ke depan ini bisa menjadi perhatian Pemkab Kuansing," ujar Bustamam.(dac)
Editor : Edwar Yaman