Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pacu Jalur Rayon III di Tepian Rajo Kecamatan Pangean, 34 Jalur Lolos ke Hari Ketiga

Desriandi Candra • Minggu, 6 Juli 2025 | 09:30 WIB
Dua jalur berpacu sengit pada perpacuan jalur hari kedua di Tepian Rajo Pangean, Sabtu (5/7/2025).
Dua jalur berpacu sengit pada perpacuan jalur hari kedua di Tepian Rajo Pangean, Sabtu (5/7/2025).

KUANSING (RIAUPOS.CO) - Pacu jalur hari kedua rayon III di Tepian Rajo Kecamatan Pangean, Sabtu (5/7) menyuguhkan perpacuan yang tidak kalah menarik dengan pacu jalur hari pertama pada Jumat (4/7). Beberapa laga perpacuan menyuguhkan laga-laga seru yang menegangkan. Sehingga para penonton pun dibuat tegang dan bersorak-sorai memberikan dukungan pada jalur yang tengah berpacu.

Dari tribun VIP pancang finis, beberapa pejabat Kuansing seperti Kadis Budpar Kuansing Drs Azhar MM, Kalaksa BPBD H Yulizar, Camat Pangean Aswandi SPd MM, Plt Kadis Kesehatan Trian Zulhadi serta perwakilan jalur tampak hadir. Hasil perpacuan jalur hari kedua ini, dari 68 jalur yang berpacu akhirnya menyisihkan 34 jalur. Ke-34 jalur ini akan kembali berpacu pada hari ketiga, Ahad (6/7/2025).

Di antara jalur-jalur yang berhasil lolos adalah, Jalur Putri Anggun Sibiran Tulang Desa Banjar Padang, Toduang Biso Rimbo Piako Kecamatan Kuantan Mudik. Jalur Singa Ngarai Benai, Jalur Raja Kuantan Desa Pulau Madinah Kuantan Hilir Seberang, Jalur Batu Hijau Tuah Nagori Inhu, Jalur Tuah Koghi Dubalang Ghajo Desa Pintu Gobang Kari, Batu Lompatan Harimau Kompe Desa Kinali Kecamatan Kuantan Mudik, Jalur Tuah Keramat Sialang Soko Setako Raya, Jalur Tuah Keramat Bukit Embun Inhu, Jalur Nago Sati Paboun Kecamatan Kuantan Mudik, Jalur Sutan Nan Garang Desa Pulau Kumpai Pangean, Jalur Linggar Jati Desa Pulau Kumpai Pangean, Jalur Pangeran Fortuna Desa Pulau Rumput Pangean, Jalur Juragan Kuantan Desa Seberang Gunung, Jalur Panji Sati Rantau Kuantan Teberau Panjang Gunung Toar, Jalur Panglimo Tuah NogeriNogeri Desa Ketaping Jaya Inuman, Jalur Rajo Tunggal Seberang Taluk, Jalur Siganteng Ibukota Desa Sawah Kecamatan Kuantan Tengah, Jalur Tuah Putri Kuntum Bunga Andini Kepala Pulau Kuantan Hilir, Jalur Singa Kuantan Desa Sungai Pinang, Jalur Pendekar Hulu Bukit Tabandang Lubuk Ambacang Kecamatan Hulu Kuantan. Panitia pun tidak menyebutkan nama sponsor jalur dalam perpacuan.

Hilangnya nama sponsor pada penyebutan peserta pacu jalur yang berpacu di rayon III Pangean, memang mendapat beragam reaksi dari masyarakat Kuansing. Di mana harus diakui, sebagian jalur-jalur yang berpacu di berbagai arena sebagian besar disponsori berbagai pihak. Baik orang perorangan, perusahaan maupun lainnya. Biasanya selalu disebutkan siapa yang menjadi sponsor.

Polemik ini langsung mendapatkan perhatian dari Bupati Kuansing H Suhardiman Amby. Ia meminta semua peserta pacu jalur dan masyarakat Kuansing umumnya harus menyikapinya dengan positif.

“Kita dukung kehadiran sponsor, tapi cukup pada badan jalur, pendayung, kostum dan lainnya. Namun tidak disebutkan sejalan dengan nama jalur tersebut,” kata Bupati Suhardiman Amby, Sabtu (5/7).

Nama Jalur itu, lanjut Suhardiman Amby, diresmikan semalam suntuk, dengan berbagai acara sakral, yang di hadiri ratusan masyarakat atau di ke nal dengan istilah melayur (mendiang) jalur. Itulah nama asli suatu jalur, yang di-doa-kan orang satu kampung. Karena itu, sudah sewajarnya nama jalur yang merupakan identitas desa di Kuansing, dijaga secara bersama, tanpa mengurangi rasa bangga pada sponsor.

Perkara sponsor, pemerintah menyambut baik dan berterima kasih atas bantuan dan sumbangan sukarela para donatur. Akan tetapi mestinya menyumbang secara ikhlas, (tidak harus diumumkan komentator di pengeras suara, karena ini acara pacu rayon/agenda resmi pemerintah setiap tahun). Donatur membantu mestinya dengan niat mendukung lestarinya budaya dan tradisi pacu jalur, menyumbang atas dasar kesadaran cinta kelestarian budaya (tidak riya’).

“Silakan pasang di badan jalur, di pendayung, kostum anak jalur, baleho dan spanduk di kajang jalur,” urainya.

Karena itu, Suhardiman Amby mengimbau semua pihak berpikir positif untuk kelestarian budaya yang kini sudah mendunia.(dac)

Editor : Bayu Saputra
#Pacu Jalur Rayon III #kecamatan pangean #Tepian Rajo #kuansing #pacu jalur #Tarian Perahu Tradisional #Aura Farming